Again

337 24 3
                                        

Hari-hari tetap berjalan seperti biasanya, yang gak biasa adalah mereka masih pisah kamar. Wina bilang dia masih gak mau, gak terbiasa dan segala macamnya, dan Jake? Selalu sabar dan gak memaksa Wina untuk sekamar.

Sore ini, Wina pergi jalan-jalan ke mall sendiri. Niatnya sih cuman mau ngadem, sampai akhirnya dia berhenti di salah satu butik yang menjual pakaian lucu-lucu. Lebih tepatnya pakaian yang bernuansa coquette, ada piyama, long dress, one set, dll.

Butik itu ternyata baru saja buka, baru beberapa hari, masih ada beberapa papan kecil ucapan-ucapan selamat.
Wina berkeliling sebentar sampai dia berhenti di bagian piyama. Piyama yang lucu-lucu dan unik. Wina mengambil salah satu piyama seperti nightgown berwarna putih. Ia kemudian mengambil dan mencobanya di fitting room.

"Eh cantik"-ucap Wina sambil tersenyum di depan kaca. Wina terhipnotis dengan kecantikan nightgown tersebut, dan yang ia tidak sadar bahwa itu akan tembus pandang kalau terkena cahaya di antara kegelapan. Maklum first time beli ginian.

Wina kemudian membukanya lagi dan memakai bajunya seperti semula.  Ia kemudian membayarnya ke kasir dan menenteng paper bag beserta isinya keluar dari butik tersebut. Wina juga menuju ke toko yang menjual wewangian seperti parfum, sabun dan lainnya. Ia membeli parfum dengan arona floral dan sabun dengan aroma mawar yang sangat mencolok.

Sekitar 3 jam keliling di mall sendirian, Wina memutuskan untuk pulang karena sudah menunjukkan pukul 8 malam.

***

Saat sampai di rumah, belum ada mobil Jake yang tandanya Jake belum pulang. Ia kemudian masuk ke dalam rumah dan menuju ke kamarnya. Ia memutuskan untuk berendam di bathub menggunakan bubble bath soap yang juga wangi mawar. Ia berendam sekitar 30 menit sambil membalur tubuhnya dengan sabun yang ia beli tadi.

Setelah berendam dan membersihkan tubuhnya, ia keluar kamar mandi dengan menggunakan handuknya dan mengeringkan tubuhnya. Ia kemudian memakai nightgown yang ia beli tadi, memakai body lotion malam seperti biasanya.
Ia kemudian mengeringkan rambutnya dan menyisirnya, setelah itu ia memakan lipbalm nya yang memberikan kesan warna pink dan plumpy pada bibirnya. Dan yang terakhir dia menyemprotkan parfum floral ke tubuhnya.

Wina kemudian berdiri di depan kaca, melihat tampilan dirinya yang cantik.
"Kenapa ga dari kemaren sih gue beli piyama model begini, lucu ternyata"-ucap Wina kegirangan.

Ia kemudian keluar kamar dan hanya menyalaka lampu dapur saja karena ia sedang di dapur untuk mengambil air putih. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam tetapi Jake juga belum pulang.

Wina memutuskan untuk berjalan ke arah backyard. Ia menggeser pintu kaca yang menjadi penghubung antara dapur dan kolam renang. Ia berdiri disitu sambil menyesap air putihnya. Dan tidak berapa lama ia merasakan sebuah lengan melingkar di pinggangnya.

"Kamu mancing aku ya?"

****

Jake pov

Hari ini gue pulang malam, sperti biasa sebenarnya. Hari ini lumayan cape lah ya, agak ngantuk juga. Jam udah menunjukkan pukul 10.40 dan gue baru aja sampai rumah.

Saat gue masuk, rumah gelap, kecuali lampu dapur yang menyala. Gue melepaskan jas gue dan berjalan menuju dapur.

Deg

Gak pernah ada di dalam pikiran gue melihat Wina berpakaian kaya gini. Dia makai rok atau celana di atas lutut aja ogah, tapi ini? Insane.

Dia memakai nightgown, gue bisa ngelihat lekukan tubuhnya dengan jelas karena tembus pandang. Dia berdiri gak jauh dari kolam, refleksi bulan membuat lekukan tubuhnya terpampang jelas. Bahkan her underwear also...

Tendresee (Jake x Winter)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang