Halo semuanya terimakasih🤗 sudah mampir ke cerita ini.Sebagai penulis baru mohon dukungan dan sarannya.👏👏👏🫶🫶🫶
Selamat membaca💛🧡❤️, dan jangan ragu untuk memberikan umpan balik. Dukungan kalian sangat berarti untuk pemula seperti saya.
🚨Disarankan untuk memutar Vidio lagu diatas atau memutar lagu yang kalian rasa cocok supaya lebih bisa meresapi suasana cerita🚨
🚧Saran untuk yang tidak bisa memutar video YouTube musik diatas :saat pertama kali masuk langsung scroll ke bawah langsung,diusahain yang cepet,setelah loading kedengeran suaranya baru scroll ke atas lagi tapi jangan sampai ngelewati judul,baru baca🚧
📖Nona-nona silangkan menikmati malam bersama kisah nona Daisy dan tuan Isaac📖
**Terima kasih,Salam Pena**
❤️😙😁😆❤️
*******∆*******
Di dalam istana Kekaisaran terdapat sebuah Taman yang indah bagaikan karya seni. Dikelilingi oleh pilar tinggi yang terbuat dari batuan marmer putih, taman ini seolah merupakan oasis yang terpisah dari dunia luar.
Di dalam taman, jalan setapak yang terbuat dari batu pualam. Di sepanjang jalan, pohon-pohon besar dengan dedaunan hijau tua yang rimbun memberikan naungan, sementara lampu-lampu taman yang berbentuk lentera menggantung di cabang-cabangnya, memancarkan cahaya lembut.
Di tengah taman terdapat sebuah air mancur megah yang terbuat dari marmer berwarna putih dengan ukiran halus yang menggambarkan cerita mitologi kuno. Air mancur ini dikelilingi oleh kolam besar dengan air yang tenang, memantulkan sinar bulan di langit malam.
Di sekitar kolam, bunga-bunga yang mekar dalam warna-warna cerah
Aromanya yang lembut membaur dengan angin malam.Disekitarnya juga terdapat beberapa bangku dengan ukiran rumit dan indah tempat untuk menikmati keindahan taman.
Di sudut taman, terdapat sebuah labirin yang cukup besar, Labirin itu berupa pagar setinggi dua meter terbuat dari tanaman. Labirin itu membentuk gasing yang berputar membentuk lingkaran hingga berkunjung pada pusat labirin didalamnya terdapat sebuah air mancur yang indah berukuran lebih kecil dan sebuah bangku.
Daisy yang berlari tanpa arah, mencoba menjernihkan pikirannya. Tanpa disadari, ia sudah memasuki taman itu. Ia duduk di salah satu kursi yang terletak di depan air mancur besar, lalu dengan cepat melepaskan high heels yang membuat kakinya pegal.
Bersandar di kursi, Daisy memejamkan matanya, membiarkan angin malam yang sejuk membelai wajahnya.
Daisy menarik napas dalam-dalam, merasakan kesegaran udara malam yang membebaskannya sejenak dari suasana menyesakkan di dalam aula dansa. Ketika ia membuka matanya, pandangannya tertuju pada dua bulan purnama yang beriringan di langit, satu berwarna putih dan yang lainnya berwarna merah. Bintang-bintang berkelip indah di langit, menegaskan bahwa ini bukanlah Bumi yang dulu ia kenal, melainkan dunia yang berbeda.
Daisy termenung mencoba menenangkan hati dan pikirannya yang kusut. Sebelum dia kembali ke rumah yang penuh dengan keluarga yang memuakkan. Setelah hampir tiga puluh menit menenangkan diri, pikirannya kini lebih segar. Daisy harus bergegas kembali ke dalam sebelum Baron Merrow semakin murka padanya.
Saat memasang kembali alas kakinya, Daisy bersiap untuk kembali ke dalam, tetapi tiba-tiba ia mendengar suara aneh di balik labirin taman.
Suara itu terdengar tak asing, seperti suara yang ia dengar terakhir kali di dekat danau. Daisy berpikir apakah itu Isaac yang tengah mengalami kegilaan karena ledakan mana.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Story Change (END)
RomanceNara, seorang gadis biasa yang begitu menyukai novel. Namun, setelah kelelahan akibat sakit yang dideritanya, Nara terbangun sebagai Daisy dalam dunia novel yang pernah dibacanya sebagai.Daisy, karakter yang bahkan tidak pernah disebutkan dalam ce...
