Halo semuanya terimakasih🤗 sudah mampir ke cerita ini.Sebagai penulis baru mohon dukungan dan sarannya.👏👏👏🫶🫶🫶
Selamat membaca💛🧡❤️, dan jangan ragu untuk memberikan umpan balik. Dukungan kalian sangat berarti untuk pemula seperti saya.
🚨Disarankan untuk memutar Vidio lagu diatas atau memutar lagu yang kalian rasa cocok supaya lebih bisa meresapi suasana cerita🚨
🚧Saran untuk yang tidak bisa memutar video YouTube musik diatas :saat pertama kali masuk langsung scroll ke bawah langsung,diusahain yang cepet,setelah loading kedengeran suaranya baru scroll ke atas lagi tapi jangan sampai ngelewati judul,baru baca🚧
**Terima kasih,Salam Pena**
❤️😙😁😆❤️
*******∆*******
Daisy menatap Cryros dengan mata terbelalak. Ia terdiam beberapa saat, seolah pikirannya menolak memproses apa yang baru saja ia dengar. Lalu, tanpa sadar, ia meraih tubuh kecil naga itu dan mengguncangnya. Seluruh emosinya bercampur menjadi satu.
"Apa...?"
"Isaac? Raja iblis?"
Matanya membesar. "Hal di luar nalar apa yang baru saja kau katakan, bola bulu? Kau bercanda, kan?"
Namun Cryros tidak tertawa.
Tatapannya tetap serius. Seolah menunjukan tatapan seseorang yang benar-benar mengatakan kebenaran, bukan lelucon.
Dada Daisy terasa sesak.
Gila... ini benar-benar gila.
Kenapa semuanya bisa menjadi sekacau ini?
Isaac...? Iblis? Raja iblis?
Bagaimana mungkin? Apa aku bisa mempercayai ini...?
Pikirannya berputar tanpa arah. Daisy ingin berteriak saat itu juga, meluapkan kebingungan dan keterkejutannya.
"Hahaha...Sepertinya aku yang sudah gila? " gumam Daisy.
"Bola bulu," katanya akhirnya dengan suara gelisah, "apa kau salah makan sebelum datang kemari? Jangan-jangan kau tidak sengaja memakan buah kecubung karena mengira itu Buah Rambutan?"
Daisy meneliti Cryros dari ujung kepala hingga ekor. "Kenapa omonganmu jadi melantur seperti ini? Kau yakin tidak sakit? Bagaimana kalau aku panggilkan tabib? Aku kenal banyak tabib hebat sekarang-"
Cryros menghela napas panjang, sekali lagi.
"Aku sangat sehat," potongnya datar. "Kaulah yang sedang melantur sekarang. Kecubung? Rambutan? Benda aneh apa itu?"
Daisy mengacak rambutnya sendiri dengan frustrasi.
"Ini terlalu gila. Aku tidak bisa mempercayainya," katanya cepat.
"Bagaimana bisa kau mengira Isaac adalah raja iblis? Dia terlihat... normal bahkan sangat tampan! Kulitnya putih, tidak bertanduk, giginya normal, aku tidak pernah melihat dia punya ekor atau sayap. Jadi-"
"Sekarang memang tidak," sela Cryros tenang. "Tapi di masa lalu."
Untuk sesaat, naga kecil itu tampak benar-benar memperlihatkan umurnya yang sebenarnya dari wujud mungilnya. Seolah menyimpan ribuan tahun pengetahuan yang telah dia lewati.
"Masa lalu...?"
Cryros terdiam sejenak, lalu berkata dengan suara serius, "Sebenarnya, aku tidak seharusnya mengatakan semua ini. Ada kebenaran yang tidak perlu diketahui oleh manusia sepertimu."
KAMU SEDANG MEMBACA
The Story Change (END)
RomanceNara, seorang gadis biasa yang begitu menyukai novel. Namun, setelah kelelahan akibat sakit yang dideritanya, Nara terbangun sebagai Daisy dalam dunia novel yang pernah dibacanya sebagai.Daisy, karakter yang bahkan tidak pernah disebutkan dalam ce...
