Bab 68

2.7K 185 0
                                        


Pesan mereka pun selesai Jessi dan olan membawa sebagian pesan nya dan pesanan lain nya di bantu oleh murid lain .

"Pesanan dah datang"ucap olan.

"Makasih ya adik adik"ucap Jessi dengan senyum nya.

"Gak usah senyum juga kali Jes"ketus  olan.

"Ciee cemburu nih ceritanya"goda oniel.

"Apa sih gak jelas Lo"ucap olan dan memukul pundak oniel.

"Udh makan nanti keburu bel "ucap mando.

   Mereka pun makan pesanan mereka tadi.

Saat mereka menikmati makanan tersebut tiba tiba Adel dia terkena tumpahan minuman .

"Akhh"teriak Adel.

"Sayang"ucap Zee dan langsung membantu Adel.

"Heh bajingan Lo segaja ya tumpahin minuman Lo ke Adel"ucap Kathrin.

"Sorry kak tangan aku tadi licin"ucap ashel.

"Licin pala Lo"ucap Chika"jelas jelas itu minuman tumbah dari atas seragam Adel bego apa tolol sih"lanjut Chika.

"Maaf kak aku beneran gak segaja"ucap ashel.

"Halah trik Lo ini udh kebaca "ucap Jessi.

"Sayang kita bersihin dlu ya pasti ini lengket "ucap Zee.

"Zee sorry aku beneran gak sengaja hisk hisk "ucap ashel yang menangis dan memegang lengan Zee.

"Jangan sentuh gw"ketus Zee .

"Ashel kamu kenapa"ucap Aldo.

"Aku gak sengaja kak numpahin minuman di baju kak Adel"ucap ashel yang sudah menangis .

"Dih anak ini aneh banget yang kena minuman itu Adel kenapa Lo yang nangis "ucap indah.

"Emng agak lain nih bocah"ucap Lucas.

"Del kita ke kamar mandi yok "ucap Freya.

  Adel dia hanya diam dia sedang menahan emosi nya .

"Kalian diam heh Del ashel itu udh minta maaf kenapa Lo gak maafin dia sih "ucap Aldo.

Adel dia sudah tidak bisa menahan emosi nya.dia langsung mencekik leher ashel.

''GW UDH PERINGATIN LO JANGAN PERNAH GANGGU HIDUP GW.TAPI LO GAK DENGERIN UCAPAN GW"Teriak Adel sambil mencekek leher Adel.

"Ka..kk le..pasin aaa..kuu gak bisa na..fas kak.."ucap ashel.

"Adel lepasin ashel"ucap Aldo
 
   Aldo yang hendak membantu ashel .Adel langsung menendang dia sampai jatuh .

"ALDO.. BAJINGAN LEPASIN ASHEL .LO BIKIN DIA GAK NAFAS JALANG"Teriak Christo.

  Adel dia melepaskan cekikan nya pada leher ashel tapi dia bukan melepas begitu saja dia langsung menampar pipi ashel beberapa kali sampai bibir ashel berdarah.

"LO MUNAFIK SHEL .GW DIAM BUKAN BERARTI LO MENANG ANJING .TUNGGU TANGGAL MAIN NYA GW BAKALAN BIKIN KALIAN SEMUA MENYESAL NYESAL NYESEL NYA "ucap Adel dan pergi meninggalkan kantin.

  Sahabat Adel dan geng volk mereka menyusul Adel karna takut emosi Adel tidak terkendali.

"Gw udh bilang jangan pernah ganggu Adel tapi Lo meremehkan ucapan gw Shel"ucap gito "gw keluar dari geng ini gw cape jadi orang bodoh yang selalu menjadi budak tuh bocah"lanjut Gito.

"Lo kenapa sih to .ucapan Lo itu gak bener kan"ucap Deo.

"Apa kurang jelas gw keluar dari geng ini "ucap Gito dan meninggalkan mereka tetapi langkah nya berhenti karna ada suara.

"Lo bakalan menyesal Gito keluar dari geng raider"ucap Christo.

"Gw gak akan menyesal "ucap Gito dan dia benar benar meninggalkan mereka semua.

  Deo dia bingung di sisi lain gito adalah sahabat masa kecil nya tetapi dia anggota geng raider.

"Deo Lo bantu Aldo bawa di ke UKS"ucap Christo.

   Dan Christo mengendong ashel ke UKS.dan begitu juga Deo dia membawa Aldo ke UKS.

  Disisi lain Adel dia berada di belakang sekolah .

"Zee Lo temenin Adel gih "ucap Leon.

"Iya Zee sebaiknya Lo tenangin Adel sana"ucap Aran.

"Tapi kalo dia tambah emosi gimana"ucap Zee.

"Gw yakin dia gak bakalan marah sama Lo Zee"ucap Chika.

"Hemm gw kesana dlu ya"ucap Zee.

  Zee pun menghampiri Adel yang sedang duduk di kursi taman belakang sekolah.

"Gw beliin Adel seragam baru dlu ya"ucap Freya.

"Gw temenin Lo ya"ucap Chika.

"Hemm ayok"ucap Freya .

   Chika dan Freya pun pergi untuk membeli seragam sekolah.

"Kita tunggu di sini aja deh sekalian menunggu Freya dan Chika kembali"ucap oniel.

   Mereka semua pun duduk di kursi taman belakang tidak jauh dari kursi yang di duduki oleh Adel.

   Zee dia menghampiri Adel.

"Adel.."ucap Zee.

  Adel dia menoleh ke arah Zee .dan ternyata Adel dia menangis.

"Sayang kamu kenapa nangis"ucap Zee dan memeluk Adel.

"Zee..."ucap Adel"Zee maaf aku kelepasan aku gak bisa mengontrol emosi aku Zee hiks hiks "lanjut Adel dan menangis di pelukan Zee.

"Udh gapp dia pantas mendapatkan itu sayang . Orang sabar iti ada batas nya jadi wajar kalo kamu emosi kayak tadi"ucap Zee dan mengelus rambut Adel.

   Adel dia pun berhenti menangis.

"Makasih ya Zee"ucap Adel.

"Iya sama sama sayang"ucap Zee"oh ya kamu ganti bajunya pasti lengket lengket ini baju"lanjut Zee.













































.......
LANJUT PART 69

TRANSMIGRASI (Reva or Adel) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang