Bab39

4.3K 247 0
                                        


    Geng volk pun mengikuti floran dan Adel.

    Beberapa lama akhirnya Adel sampai di rumah sakit dia langsung menuju ke UGD.

  Di depan UGD sudah ada Aran dan olan oniel dan beberapa anggota vior Adel dia langsung menghampiri mereka.

"Bang Aran gimana ke adaan bang Leon ''ucap Adel dengan mata yang sudah berkaca kaca

"Lo tenang dek Leon gpp kok"ucap Aran. "Niel gw minta tolong beliin air minum buat adel"lanjut Aran dan memberikan uang pada oniel.

"Oky bang"ucap oniel

   Oniel dan olan pun pergi mereka pergi ke kantin untuk membeli minum.

  Aran pun membawa Adel untuk duduk .

  Floran dia juga tiba di rumah sakit dia langsung menuju ke UGD tapi langkah floran berhenti ketika ada suara yang memanggil dia.

"Floran"ucap seseorang

"Zee Lo ngapain disini"ucap floran.

   Ya orang yang sedang memanggil floran adalah Zee.

"Gw tadi gak sengaja lihat Lo sama Adel ugal ugalan di jalan jadi gw ikutin kalian takut ada apa apa"ucap Zee

"Kalian ngapain kesini"ucap Jessi.

"Leon masuk UGD dia kena tembakan tadi "ucap floran.

"HA.. kok bisa .kita boleh ikut kesana"ucap indah.

"Hemm boleh ayok''ucap floran.

   Mereka pun berjalan bersama menuju ke UGD.

  Dokter keluar dari ruangan UGD .

"Atas nama Leon miro salindra"ucap dokter.

"Saya dok"ucap Aran.

"Tuan Leon harus di operasi karna peluru nya harus cepet di keluarkan"ucap dokter tersebut.

"Lakukan apa saja yang penting selamat kan Abang saya dok"ucap adel yang tiba tiba berdiri

"Oky operasi akan di mulai sekarang "ucap dokter tersebut.

  Leon pun di bawa ke ruang operasi.

Saat sampai di depan UGD.

   Aran yang melihat keberadaan Zee dia langsung berdiri dan menghampiri mereka.

"Floran Lo ngapain bawa mereka"ucap Aran.

"Mereka khawatir keadaan Adel tadi Adel ugal ugalan di jalan"jelas floran.

"Hem"jawab dehem oleh Aran.

"Gimana keadaan Leon"tanya floran.

"Dia lagi di operasi karna peluru nya harus cepetan di keluarkan "ucap Aran. "Oh ya sudah kalian duduk lah gw mau ke kamar mandi sebentar"ucap Aran.

"Zee Lo temenin Adel sana "ucap floran.

"Hem baik"ucap Zee.

   Zee pun menghampiri Adel yang sedang duduk .

"Del Lo tenang ya Leon gapp kok"ucap Zee.

"Gw harap gitu "ucap Adel .

     Beberapa lama akhirnya oniel dan olan datang membawa minuman yang mereka beli.

"Zee kasih Adel minum"ucap olan memberikan air minum ke Zee.

  Zee pun membuka air tersebut dan memberikan kepada Adel.

"Del minum dlu ya"ucap Zee.

   Adel dia langsung mengambil minuman yang ada di tangan Zee.
  Dan meminum nya.

"Makasih "ucap Adel.

   

   Beberapa lama menunggu hasil operasi akhirnya operasi selesai.

Dokter pun keluar dari ruang operasi.

"Operasi berhasil dan tuan Leon akan di pindah keruang inab."ucap dokter.

"Dokter saya minta ruangan VIP"ucap Adel.

"Baik saya akan mempersiapkan"ucap dokter tersebut dan meninggalkan mereka.

.......

  Sekarang Leon sudah di pindah di ruang khusus dan VIP tentunya.

   Adel dia langsung masuk kedalam ruangan Leon bersama Zee menemaninya.

"Syukurlah bang Leon selamat walaupun belum sadar "ucap Adel pada Zee.

"Hemm syukurlah"ucap Zee.

     Di luar ruangan mama Shani pun datang dengan tergesa gesa karna kabar anak sulung nya masuk rumah sakit.

"Aran bagaimana kabar Abang mu"ucap Shani.

     Aran dan Leon lebih tua Leon ya beda 2 bulan saja.

"Leon sedang di dalam ma operasi nya lancar di dalam ada Adel "ucap Aran.

"Ya sudah mama ke dalam dlu "ucap Shani.

    Shani pun masuk kedalam ruangan Leon. Di dalam sudah ada Adel yang sedang duduk di sebelah ranjang pasien dan Zee di sebelah nya.

"Adel"ucap Shani

"Mama "ucap Adel di langsung berdiri dan memeluk Shani.

"Maaf ma Adel gak bisa jagain bang Leon ma maaf"ucap Adel yang sudah menangis di pelukan Shani.

"Gapp ini namanya musibah bukan salah kamu sayang"ucap shani menenangkan Adel.

   Adel pun melepas pelukan nya dan mengajak Shani duduk di sofa ruangan tersebut.

"Hallo Tante"ucap Zee dan bersalaman pada Shani.

"Hai kamu siapa kayak nya saya baru melihat kamu"ucap Shani.

"Saya Zee Tante temen nya Leon dan Adel dan kebetulan saya baru pindah sekolah di sekolah salindra"ucap zee.

"Ohh eh bentar kayak nya saya seperti pernah ketemu kamu dimana ya"ucap Shani .

  Shani pun mengigat ingat.

"Oh kamu anak nya teh Feni ya "ucap Shani.

''loh kok Tante tau aku anak nya mami Feni"ucap Zee.

"Tante ini sahabat nya mami kamu dan kamu mirip banget sama mami kamu"ucap shani

"Iya kah jadi Tante ini Tante Shani ya mama sering cerita tentang Tante"ucap Zee.

"Iya nama Tante Shani .kapan kapan main lah kerumah "ucap Shani.

"Iya Tante kalo ada waktu"ucap Zee.

  
   Beberapa lama menunggu Leon bangun tapi tidak bangun bangun.

"Zee Lo pulang aja biar bisa istirahat 'ucap Aran.

"Ya udh gw balik dlu "ucap Zee dan dia menghampiri Adel dan Shani yang sedang duduk di sofa

"Tante  om Zee pamit dlu ya soalnya besok harus sekolah"ucap Zee kepada Shani

   Kebetulan Adel udh tidur ya guys di bangku oleh Shani.

''oh ya Zee makasih ya udh jenguk Leon titip salam buat mami papi kamu"ucap shani

"Hati hati boy "ucap gracio.

  "Iya Tante om"ucap Zee.
 
   Zee dia belum keluar melainkan dia masih melihat adel yang tertidur pulas.

"Nanti Tante bilang ke Adel kalo kamu udh pulang"ucap Shani.

"Ah iya Tante. ya sudah aku sama temen nya Zee pamit dlu ya Tante om"ucap Zee

        Zee dan semua geng volk pun meninggalkan ruangan tersebut.


























..............






LANJUT PART 40 YA GUYSS.

😜😜😜😜✌️✌️✌️✌️✌️

TRANSMIGRASI (Reva or Adel) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang