Aran yang sedang di perjalanan tiba-tiba ada seseorang yang menyamberang tiba tiba Aran yang panik dia langsung membanting setir nya dan akhirnya dia terjatuh.
"Awhh sakit "ucap Aran dan memegang tangan nya yang tercium oleh aspal
Orang yang hampir saja di tabrak oleh Aran dia masih duduk di tengah jalan .
Aran yang kesal dia langsung berdiri dan menghampiri orang tersebut .
"Heh Lo bisa lihat lihat dlu gak sih kalo nyebrang "ucap Aran
Orang itu ketika mendengar suara Aran langsung menoleh ke arah Aran.
"Maaf "ucap orang itu dengan mata yang berkaca-kaca.
"Chika Lo gapp kan .sorry gw gak tau itu kok''ucap Aran
Ya orang itu adalah Chika.
Aran pun membantu Chika berdiri dan mereka duduk di taman di sekitar jalan tadi.
"Chika Lo tunggu disini ya gw beliin minum dlu"ucap Aran
Chika hanya mengangguk kepalanya saja .
Aran pun mencari toko terdekat.di melihat ada toko dia langsung bergegas membeli minum untuk Chika.
Aran yang telah membeli minum langsung menuju ke arah Chika yang sedang duduk di kursi taman itu.
"Chika minum dlu biar Lo tenang"ucap Aran dan membukan dan memberikan pada Chika.
Chika pun mengambil minum yang di kasih oleh Aran dan meminumnya.
"Chika Lo kenapa keliaran di jalan kayak gini dan motor Lo mana"ucap Aran.
"Hemm gw jalan kaki dari rumah"ucap Chika.
'HA..... Lo jalan kaki dari rumah lo.chika yang bener aja rumah Lo kesini jauh Chik "ucap Aran
"Tapi Lo gapp kan ada yang sakit gak.pasti Lo tadi shock karna hampir gw tabrak"lanjut Aran.
Chika hanya diam saja tidak mengeluarkan kata sedikit pun.
"Chika are you okay "ucap Aran dan memegang tangan Chika.
''gw gpp kok"ucap Chika
Aran yang sadar telah memegang tangan Chika .
"Eh maaf gw gak bermaksud "ucap Aran dan melepas penganggan nya.
"Hemm okey gpp"ucap Chika.
Mereka pun diam tidak ada suara lagi.aran yang ingin memecah kan keheningan ini akhirnya.
"Chika mau gw antar pulang gak "ucap Aran.
"Gw gak mau pulang bang"ucap Chika
"Ya udh kalo Lo gak mau pulang kita ke apartemen gw aja ya di sana ada Adel sama Freya"ucap Aran
Chika hanya mengangguk kepalanya dia hanya bisa ikut Aran dia tidak punya pilihan lain kalo di pulang dia malas mendengar suara tengkaran yang sangat bikin dia stres.
Aran pun membawa Chika pulang ke apartemen nya. Di perjalanan mereka berdua tidak mengeluarkan kata apa pun keheningan yang menyelimuti mereka di perjalanan.
Beberapa menit akhirnya mereka sampai di apartemen. Chika pun turun dari motor Aran dan Aran memarkirkan motor nya.
"Ayok Chik"ucap Aran dan mengandeng tangan Chika agar ikut bersama nya.
"Hemm"hanya jawab dehem sama Chika.
Mereka berdua pun masuk dalam apartemen.aran membuka pintu dan mengajak Chika masuk.di dalam sudah ada Freya dan Adel yang sedang duduk di meja tamu.
"Bang Lo pulang.lo bawa siapa"ucap Adel
Chika yang di belakang Aran pun berjalan ke depan Aran.
"Chika Lo kenapa"ucap Adel dan Freya menghampiri Chika.
"Gw gpp kok "ucap Chika
"Dek kayak Chika butuh istirahat Lo bawa dia kamar Lo buat istirahat dek"ucap Aran.
"Iya bang "ucap Adel"Chika ayok kita ke kamar "lanjut Adel.
Chika Freya dan Adel pun masuk ke dalam kamar Adel.
"Seperti nya Chika mempunyai masalah"ucap Aran.
Aran pun masuk dalam kamar nya dia masih kepikiran Chika .
"Chika akhir akhir ini dia sering diam ada apa dan dia gak mau pulang kerumah apa gw cari tau aja ya"ucap Aran .
Disisi lain di kamar adel. Chika dia langsung duduk di kasur kamar Adel.
"Chik are you okay "ucap Adel
"Hemm gw gpp''ucap Chika dengan senyum kecutnya.
"Gw tau Lo ada masalah Chik .tapi gw gak bakalan maksa Lo cerita ke gw sampai Lo sendiri cerita ke kita semua."ucap Adel
"Iya Chik kita udh anggap Lo keluarga .jadi Jagan sungkan untuk cerita ya"ucap Freya dan memegang tangan Chika.
Chika yang tadi nya sudah menahan air mata nya . akhirnya air mata itu lolos mengalir di pipi nya.
"Hisk hisk Del gw udh gak kuat . Gw pengen nyusul Oma aja Del gw gak sanggup hidup kayak gini Del"ucap Chika dia langsung memeluk Adel.
Adel langsung menerima pelukan Chika .Freya yang yang melihat Chika dia keluar kamar untuk mengambil minum buat Chika.
"Chika Jagan ngomong gitu . Masalah apa pun mengakhiri hidup itu bukan jalan keluar nya Chika."ucap Adel dan mengusap punggung Chika.
Freya pun kembali dengan membawa minuman di tangan nya
"Nih Del kasih Chika minum dlu"ucap Freya dan memberikan gelas minum kepada Adel. Chika pun meminum air tersebut
"Gw harus apa Del fre keluarga gw sering bertengkar mereka udh gak perlu sama gw .mereka jarang pulang dan mereka bilang kalo gw anak yang gak di harap kan mami gw nikah sama papa karna warisan . mereka sama sekali gak mengharap kan gw Del . Dari dlu emang cuma Oma sama opa yang sayang sama gw tapi sekarang Oma opa udh gak ada hisk hisk .gw udh gak punya siapa siapa lagi Del ucap Chika menangis sesenggukan
Adel dan Freya mereka saling bertatapan karna mereka tidak percaya bahwa Chika yang biasa nya ceria murah senyum di balik itu semua ternyata ada masalah hidup nya yang sangat berat .
"Chika Lo Jangan merasa sendirian ada gw Freya sama yang lain Lo Jagan merasa sendiri kita semua akan selalu bersama Lo "ucap Adel.
Chika pun semakin menangis sampai di tertidur dengan keadaan nangis.
"Del kasian ya Chika yang biasanya ceria ternyata ada luka yang dalam"ucap Freya dan mengelus rambut Chika.
"Hemm iya gw juga kasian"ucap Adel
Mereka bertiga pun tidur bersama .
Lanjut part29 ya guys
. Sorry ya semua cerita nya kalo gak seru heheheh😜✌️😜✌️
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI (Reva or Adel)
RomanceMenceritakan se orang gadis mafia yang transmigrasi ke tubuh gadis cupu yang di benci oleh keluarganya akibat adik nya sendiri
