"ekhmm" Salma terbangun lebih dulu, dirinya melihat kearah jam dan menunjukkan waktu yang sudah hampir sore.
"Abangg bangun katanya mau keluar" Salma membangunkan Rony yang masih tertidur dan memeluknya erat namun sudah tidak mengemut nipple-nya lagi
"Abangg ayok bangun" Salma menepuk-nepuk pipi Rony agar cepat tersadar dari tidurnya
"ehmm apa Caca" Rony mulai tersadar dan mengucek matanya
"Katanya tadi mau keluar"
"Oh iyaa, kamu siapan gih nanti disini Abang yang beresin"
"Ohh okee" balas Salma dan langsung beranjak menuju kamar mandi tanpa menggunakan bajunya kembali. Rony hanya geleng-geleng kepala melihat Salma.
Rony juga ikut terbangun dan langsung membereskan tempat tidur mereka yang terlihat sangat berantakan akibat kegiatan mereka pagi tadi.
Rony tersenyum kembali mengingat kegiatan mereka tadi sambil membersihkan tempat tidur dan menggantinya dengan seprei baru. Rony juga menyapu bersih kamar Salma agar tidak ada debu-debu yang bertebaran dikamar itu.
Ceklek
Suara pintu kamar mandi terbuka dan menampilkan Salma yang sudah selesai mandi dengan handuk yg melilit ditubuhnya dan rambut yang basah yang sedang dia gosok-gosok ke handuk kecil agar mengurangi kadar airnya sebelum di hairdryer nanti.
"Abang cepatan mandinya nanti kesorean loh" ucap Salma sambil memilih baju yg akan dipakainya.
"Iyaa sekalian siapin baju abang juga yah" balasnya sambil menarik handuk yang Salma kenakan untuk dipakainya nanti.
"Ishh abangg kenapa handuknya Caca diambil sihh 'kan masih banyak handuk yang lain" Salma sangat kesal dan mengomeli Rony yang sudah mengambil handuknya seenaknya
"malas nyari" balas Rony dengan sedikit teriak
Setelahnya salma pun langsung menggunakan pakaian dalamnya terlebih dahulu sebelum memakai pakaian luarannya. Tak lupa dirinya menyiapkan baju Rony, sebagian baju Rony juga sudah dipindahkan ke kamar Salma karena Rony yang lebih banyak menetap di kamarnya.
*******
"Mau kemana sih bang?" Tanya Salma sambil celingak-celinguk di jendela mobil
"Cuman mau ketaman aja, tapi tamannya baguss Abang suka kesana kalo lagi capek sama kerjaan" Salma hanya ber oh ria
"Nahh udah sampai kita" Rony memarkirkan mobilnya ditempat yang memang disediakan disana
"Kok agak sepi yaa" ucap Salma ketika sudah turun satu mobil dan melihat tak banyak pengunjung yang datang
"Iyaa taman ini memang gak pernah rame karena bukan taman yang biasanya dipakai orang buat seru-seruan. Kebanyakan orang kesini buat menyendiri biasanya, disini tamannya juga gak ribut jadi orang sering kesini kalo lagi sedih dan pengen sendiri gitu." Jelas Rony
Salma hanya mengangguk mendengar ucapan Rony sambil memperhatikan sekitar
"Abang kesini karena sedih juga?" Tanya Salma
"Gak, cuman lagi pengen kesini aja ngajakin kamu liat danau disini"
"Yaudah kita duduk disana aja yok" Rony mengajak Salma untuk duduk disalah satu kursi panjang yang kosong
"Suasananya enak ya tenang banget rasanya" ucap Salma sambil menghirup udara segar di taman itu
"Abang liat deh angsanya cantik banget" Salma menunjuk kearah sepasang angsa yang ada di tengah-tengah danau sedang berenang anggun
KAMU SEDANG MEMBACA
MY SWEET BROTHER
RomanceMencerita tentang dua saudara yang sangat manis yaitu, Salma Calista Salsabil, yang kerap disapa Salma, jika berada disekolah maupun di luar rumah. Dan Rony Diandra Dikta, yang juga sering di panggil Rony, oleh teman-temannya. Salma dan Rony terpaut...
