Leanor selesai mandi dan sedang berjalan keluar untuk melihat persiapan untuk barbeque. Ternyata Bibi masih menusukkan daging dan membuat bumbu masakannya. Leanor mendekat dan membantu Bibi menusukkan daging ke tusuk sate. Tak lama kemudian, Hyuna keluar dari kamar mandi. Leanor menyapa Hyuna dan mengajaknya turut membantu. Hyuna mengangguk, dia meletakkan handuk dan pakaian kotornya di kamar, lalu ke dapur lagi untuk membantu. Karena dibantu Leanor dan Hyuna, persiapannya jadi cepat selesai.
Setelah beberapa saat, semua sudah selesai mandi. Bibi segera mengajak semua ke pantai. Semua berjalan ke pantai dengan membawa wadah karena tidak mungkin semua dibawa Bibi dan Ibunya Freya. Leanor membawa kembang api untuk nanti malam. Saat sampai di pantai, tepat saatnya matahari terbenam. Bang Luzio membawa alat untuk memanggang dan langsung meletakkannya begitu sampai. Leanor mulai menyalakan alat panggang, sedangkan yang lain mengoleskan bumbu pada daging yang sudah ditusuk. Pemandangannya sangat indah saat mereka memasak. Langit yang berwarna oranye di laut biru yang memantulkan cahaya matahari. Mereka memasak Bersama sama dan akhirnya jadi. Mereka makan Bersama, setelah itu menyalakan kembang api. Semua orang sangat senang dengan kembang api dan barbequenya.
Hari semakin larut, Ibunya Freya mengajak semua untuk kembali ke villa agar tidak masuk angin. Mereka masih ingin main tapi mereka tetap menuruti perintah ibunya Freya. Mereka berjalan Bersama menuju villa. Mereka terus membuat acara yang seru selama liburan agar tidak bosan. Hingga waktu liburan tinggal satu minggu lagi. Leanor merasa sedih karna sudah harus pulang.
Leanor berencana membawa pulang bonekanya yang ada di villa. Bang Luzio membantu Leanor mendorong kardus boneka keluar karena tidak mungkin kalau hanya Leanor sendiri yang membawa. Hampir ada 100 boneka di dalam kardus tersebut. Leanor bingung mau disusun bagaimana bonekanya di mobil agar muat. Paman tiba di villa dan terkejut dengan barang bawaan Leanor.
"Leanor, apa semua ini??" tanya Paman terkejut.
"Boneka" jawab Leanor singkat.
"Iya tahu tapi boneka darimana?" tanya Paman lagi.
"Dari villa, Ayah yang menaruh di villa dulu" jawab Leanor.
"Oh maaf, paman tidak tahu. Sini paman bantu susun biar muat" kata Paman.
Leanor mengangguk dan mulai menyusun bonekanya. Paman mempunyai ide untuk meminta tolong pada supir Hyuna, menaruh sebagian bonekanya di mobil Hyuna. Leanor setuju dengan ide paman. Leanor dan Bang Luzio menyusun sebagian boneka di mobil Paman satu persatu agar rapi. Paman menuyuh agar boneka tidak sampai atas, di bagian jendela bagasi. Tujuannya agar Paman bisa melihat spion dan tidak ketutupan karena bisa mengakibatkan kecelekaan jika tertutup. Setelah Menyusun dengan rapi, Paman membawa sisa boneka ke mobil Hyua dan Hyuna memperbolehkan. Leanor kembali Menyusun boneka tetapi kali ini do mobil Hyuna. Hyuna turut membantu menyusun boneka. Leanor Menyusun bonekanya sama seperti tadi yang diucapkan Paman.
"Makasih ya Hyuna sudah selalu membantuku" kata Leanor sambil Menyusun boneka.
"Aku yang harusnya terima kasih sama kalian karena masih baik padaku setelah semua yang pernah aku lakukan" kata Hyuna dengan senyum di bibirnya.
"Aku selalu menerima orang yang jahat asalkan dia ingin berubah" kata Leanor.
"Udah, ayo kita lanjutin biar cepet selesai" kata Hyuna.
Mereka buru buru menyusun karena hari semakin siang. Mereka dengan cepat selesai menyusun boneka boneka itu. Setelah selesai, Paman mengajak semuanya untuk masuk mobil dan pulang sebelum hari menjadi sore dan larut. Semua orang masuk ke mobil sesuai saat berangkat. Entah kenapa leanor sangat mengantuk. Leanor tidur selama perjalanan pualng ke rumah. Kali ini Bang Luzio tidak mengganggu Leanor. Enam jam kemudian mereka sampai di rumah Leanor. Bang Luzio membangunkan Leaanor perlahan tapi karena Leanor tidak bangun bangun, Bang Luzio menggendong Leanor menuju kamar Leanor. Bang Luzio membaringkan Leanor di kasurnya dan kembali turun untuk mengambil barang barang Leanor. Barang barang Leanor di letakkan di kamar Leanor. Setelah meletakkan barang Leanor, Bang Luzio kembali ke kamarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Best Brother (Segera Terbit)
Подростковая литератураLeanor adalah seorang yatim piatu. Orang tuanya meninggal saat dia masih kecil. Karena itulah, Leanor tinggal dengan paman dan bibinya. Leanor juga mempunyai kakak kandung bernama Luzio. Suatu hari, Leanor dibully di sekolahnya. Leanor dibully oleh...
