11. Isn't It Enough If It's Just me?

42 26 0
                                        

Leanor sedang berbaring di kasur menatap ponsel. Sesekali Leanor tertawa atau senyum senyum sendiri. Bang Luzio melihat Leanor seperti itu, mendekati Leanor dan meletakkan tangannya di dahi Leanor.

"Kamu gak sakit kan, Nor?" tanya Bang Luzio.

"Nggaklah Bang, orang sehat gini dibilang sakit" jawab ketus Leanor.

"Habis kamu ketawa ketawa sendiri. Lihat apa sih kamu?" tanya Bang Luzio lagi.

"Aku sedang chattingan sama Sai" jawab Leanor.

"Pantes" kata Bang Luzio pendek.

*****


Sai sedang berjalan di lorong. Sai ingin ke kantin, beli makanan untuk Leanor. Sai beli martabak telur. Setelah beli martabak, Sai kembali ke kelas. Sai langsung memberi Leanor martabak yang dia beli. Leanor menerima dengan senang hati. Sahabat Leanor sering jadi nyamuk, saat menemani Leanor. Terkadang sahabat Leanor mengganggu dua bucin berpacaran. Mereka kesal jadi nyamuk di antara dua bucin ini.

"Aduhai, dua sejoli ini pacaran gak tahu tempatnya" kata Cheryl menggoda Leanor dan Sai.

"Iya nih, temannya disuruh jadi nyamuk terus" kat Bellona.

"Kalau iri bilang mbak*" kata Sai.

Mbak dalam bahasa indonesia artinya kakak perempuan*

"Ngapain iri sama situ" sahut Freya yang dari tadi dengar pertengkaran dua sahabatnya dengan Sai.

"Udah udah. Nor, ayo kita ke taman" ajak Zemira.

"Ayo aja. Sai gak usah ikut ya" kata Leanor.

"Kenapa?" tanya Sai.

"Aku pengen sama sahabatku aja" jawab Leanor.

"Oke, gapapa" kata Sai.

Leanor dan sahabatnya pergi ke taman untuk mencari udara segar. Di taman kami melihat ada Hyuna, mungkin masa skorsnya sudah selesai. Hyuna menghampiri Leanor.

"Leanor, aku minta maaf atas perbuatanku yang kemarin" kata Hyuna merasa bersalah.

"Iya tidak apa apa kok. Aku sudah maafin" kata Leanor.

"Terima kasih Leanor. Kamu sangat baik" kata Hyuna.

Mulai saat itu, Leanor dan Hyuna menjadi sahabat. Sekarang Leanor memiliki 5 sahabat yang akan disisinya.

*****


Hari ini tepat 1 bulannya Leanor dan Sai berpacaran. Sai memberi Leanor hadiah boneka panda, Leanor memberi Sai hadiah hoodie couple. Mereka suka dengan hadiah masing masing. Sai dan Leanor saling mengucapkan terima kasih.

Saat pulang sekolah, Leanor berinisiatif membuka handphone Sai. Sai sedang ke kamar mandi. Leanor membuka handphone Sai, dia membuka whatshaap Sai. Betapa terkejutnya Leanor melihat isi whatshaap Sai. Sai selingkuh, bahkan dengan sepuluh cewek sekaligus. Chatting yang begitu manis kata katanya. Leanor menahan tangis, dia langsung pulang tanpa berpamitan pada Sai. Meletakkan handphone Sai di atas meja.

Leanor berlari ke pakiran sepeda, dia bertemu Bang Luzio. Bang Luzio melihat Leanor menangis, Bang Luzio langsung memegang tangan Leanor dengan kuat.

"Kamu kenapa? Kenapa menangis? Ada apa?" tanya Bang Luzio khawatir.

"Bang Luzioooo" kata Leanor sambil terisak.

"Ada apa?" tanya Bang Luzio lagi.

"Kita pulang sekarang ya Bang" ajak Leanor.

"Oke kita pulang tapi sampai rumah ceritain apa yang terjadi, oke?" kata Bang Luzio sambil mengelus rambut Leanor.

Leanor mengangguk. Bang Luzio menyeka air mata Leanor dan tersenyum ke arah Leanor berusaha menenangkan Leanor. Leanor dan Bang Luzio pulang. Sesampainya di rumah, Bang Luzio langsung bertanya tentang apa yang terjadi tadi. Leanor menceritakan apa yang terjadi, tentang isi whatshaap Sai. Bang Luzio marah tapi tetap berusaha tenang di depan Leanor.

"Lalu, kamu mau bagaimana sekarang?" tanya Bang Luzio menahan amarah.

"Aku gak tahu Bang, harus bagaimana" jawab Leanor.

"Kamu tenangin diri aja dulu, baru mikiran kedepannya" kata Bang Luzio memberi saran. Leanor mengangguk. Bang Luzio memeluk Leanor, mengelus rambut Leanor.

My Best Brother (Segera Terbit)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang