Happy reading!
Bam menatap takjub setiap penjuru ruangan rumah barunya. Rumah barunya terlihat sangat luas dan besar, bahkan lebih besar berbanding rumah pantinya dulu. Ada banyak kamar pula, ada kolam renang dan kolam ikan, ada dapur yang sangat luas bahkan meja makannya juga besar.
"Lumahnya besal. Ada kolam juga. Nanti Bam mau belenang. Dapulnya juga luas pasti banyak makanan," ucap si mbul pada diddynya.
"Gimana? Bam suka tinggal di sini?"
"Cuka. Ada banyak teman juga, ada banyak bibi cantik, omnya juga becal-becal. Bam jadi kecil cendili."
Xavian mendengar setiap ocehan Bam dengan baik. Suara Bam itu candu dan bikin nagih. "Anak diddy mau lihat ke mana lagi?"
"Bam mau ke belakang. Tadi Bam lihat ada bunga cama kolam ikan." Halaman belakang rumah Xavian memang luas dan dihiasi dengan kolam ikan serta bunga-bungaan. Di sana juga ada pavilion yang menjadi tempat tongkrongan Leonardo dan teman-temannya. "Cini boleh macak-macak diddy?"
"Tentu bisa. Nanti kita buat bbq di sini."
"Aciknya!" Bam bahagia sekali, akan banyak aktiviti menarik akan ia lakukan di rumah barunya. Ia jadi tidak sabar.
"Sudah jam 10. Waktunya bersiap, setelah ini kita makan siang di luar ya. Bam mau makan apa?"
"Bam mau makan enak!"
Singkat cerita Xavian dan Bam sudah bersiap dan mengganti pakaian masing- masing . Xavian memakai T-shirt Polo warna hitam dan dipadankan dengan seluar slack warna abu-abu tua. Dan jangan lupakan kaca mata hitam dari brand ternama - Persol. Outfit yang dikenakan Xavian semakin menyerlahkan kekayaan dan ketampanannya.
Manakala outfit Bam terlihat sangat manis dan lucu. Anak kecil dan gembul itu memakai jumpsuit sebatas lutut berwarna hijau tua dan T-shirt putih polos. Di kepalanya terpasang bucket hat lucu bermotif dino. Ia juga menggunakan tas selempang yang mempunyai gantungan baby dino.
Xavian menatap gemas paha dan lengan putih Bam yang terlihat. Mbul banget! Pengen gigit ni! Lengah dikit dikira pau isi ayam.
"Bam cudah ciap! Diddy, diddy! Bam ganteng nggak?" Bam berpose manis dihadapan Xavian. Ia berniat untuk memamerkan pakaian dan tas barunya. Hari ini Bam mau jadi dino!
"Ganteng dan manis."
"Benelan?"
"Benar."
"Diddy juga ganteng," puji si kecil. Bam memeluk erat kaki Xavian sambil tersenyum manis. "Bam cayang diddy."
"Diddy loves you too." Xavian mengangkat Bam ke dalam pelukannya. Pipi yang melebar dan sedikit pink itu dicium gemas. Udah imut, wangi pulak. "Bam sudah siap?"
"Ciap!"
"Let's go!"
"GOOO!"
***
Seperti yang dikatakan Xavian, mereka bakal makan siang di luar sebelum bermain di kid zone. Sekarang anak dan ayah itu berada di satu restaurant sushi untuk makan siang. Sejujurnya Xavian ingin mengajak Bam makan di restaurant mahal yang ada di mall, namun Bam terlanjur tertarik dengan design rumah makan sushi itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAM [END]
RandomB R O T H E R S H I P A R E A (BUKAN BL) Seputar kisah si imut Bam yang bertemu dengan Xavian, si duda dengan dua 'buntut' gergasi. "Bam, panggil saya daddy ya? Mulai hari ini saya akan jadi keluarga Bam. Bam okay?" "Bam okay!" "Coba panggil daddy...
![BAM [END]](https://img.wattpad.com/cover/374329945-64-k648413.jpg)