Chapter 11

24.1K 1.5K 16
                                        

Udah vote chapter 10 belum?

Happy reading!

     
    "What number is this?"

    "Two!"

    "How about this?"

    "Jelo!"

   "You did well, Bam." Bam tersenyum senang. Yvone, guru privat yang mengajarinya mata pelajaran Bahasa Inggris dan matematika, selalu memberinya satu stiker lucu setiap kali Bam bisa menjawab pertanyaan. Hal ini membuat Bam jadi semakin semangat setiap kali belajar.

   Sudah tiga bulan Bam diadopsi oleh keluarga Montgomery. Bam tentu merasa bahagia dan senang. Si kecil sudah sangat kenal dengan keluarga barunya.

   Xavian juga sudah mendatangkan seorang guru privat khusus untuk mengajarkan Bam pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika. Dari Senin sampai Jumat, Bam akan belajar selama 15 hingga 30 menit per harinya.

   Alasan utama Xavian mengharuskan Bam belajar Bahasa Inggris adalah agar komunikasi antara anggota keluarga menjadi lebih mudah. Hasilnya, si kecil sudah mulai bisa berbicara Inggris walau masih sedikit.

    "This is your sticker for today."

    "Thank you, kakak."

    "You're welcome, sweetheart. Cuma itu untuk untuk hari ini. Kakak mau Bam belajar lebih giat ya?"

    "Hmm!"

    "Besok kita belajar matematika."

    "Okay, kakak!" Mengingat kerjaannya yang sudah selesai, Yvone pun pamit undur diri dari kediaman Montgomery.

    Bam sendiri masih sibuk dengan buku kerjaya..Si kecil meminta Efren untuk mengembalikan susunan meja belajar seperti sebelumnya.

    "Om, diddy Bam mana?"

   "Sudah ke kantor, tuan kecil."

   "Ih, kok tinggalin Bam!" Si kecil kesal kerana lagi lagi ia ditinggal pergi. Biasanya Xavian dan Bam akan sarapan setiap pukul setengah 7 pagi, setelahnya tanpa mandi atau menukar pakaian, Bam akan langsung belajar bersama Yvone hingga jam 9 pagi.

    Setelah kelas selesai, barulah Bam mandi pagi dan bersiap untuk ke kantor diddy atau kakaknya. Begitulah rutinitas harian yang Bam lakukan selama dua bulan terakhir. Biasanya diddy akan menunggu Bam sampai habis kelas, tapi hari ini ia ditinggal pergi.

     "Tuan meminta saya untuk menghantar tuan kecil ke kantor Tuan Jonathan usai selesai kelas," jawap Efren santai. Ia menggendong tubuh majikan kecilnya dan mereka berdua menuju ke kamar mandi.

     Usai mandi, Bam langsung bersiap untuk pergi. Karna ia akan ke kantor, ia juga memakai pakaian kantoran seperti diddy dan kakaknya, tidak lupa tas selempang dengan motif kartun Toothless dari serial kartun How to train your dragon.

 Karna ia akan ke kantor, ia juga memakai pakaian kantoran seperti diddy dan kakaknya, tidak lupa tas selempang dengan motif kartun Toothless dari serial kartun How to train your dragon

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
BAM [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang