Fanfict: The End

3.4K 210 7
                                        

Original fanfict by: me maitake_tr
Title: The End

***

"Aku akan memperlihatkan satu video lain dulu sebelum kita menonton video utama."

Tak ada yang menolak di ruangan itu karena mereka memang tidak bisa.

Video dimulai dengan memperlihatkan area perlintasan kereta api. Putih dan hitam dari Kantou Manji dan juga Tokyo Manji terlihat.

Keheningan menyelimuti tempat pertarungan antara Kanto Manji dan ToMan generasi dua. Sano Manjiro, pemimpin Kanto Manji masih mendekap tubuh Takemichi. Mata hitam itu melebar setelah dia sadar dari dark impulsif miliknya.

Darah.

Katana.

Tubuh Takemichi yang semakin mendingin.

Semua hal itu membuat tubuhnya membeku. Begitu pula dengan orang-orang yang ada di sana.

"Takemitchy." Mikey berbisik lirih. Matanya memanas, siap untuk menumpahkan air mata.

"Apa yang-"

Mikey tak bisa menyelesaikan kalimatnya. Netra hitamnya membola, melihat sosok Takemichi yang berada di pelukannya dengan sebuah katana menusuk tubuhnya.

"Pa-partner?" Chifuyu terkesiap, bibirnya gemetar saat dia memanggil rekannya.

Yang lain saling berbisik, sama-sama terkejut dengan apa yang terlihat di layar.

"He-hei, Nona! Apa... apa yang terjadi pada Takemichi?!" Chifuyu langsung bertanya dengan suara gemetar.

Yang lain pun memiliki pertanyaan yang sama.

"Setelah pertempuran Tiga Dewa, Kantou Manji menang dan mengambil alih Rokuhara Tandai sementara Brahman menyerah. Pertempuran itu menewaskan Ryuguji Ken dan juga Terano South."

Draken menarik napas pelan sementara South terkejut mendengar fakta jika dia benar-benar kalah dari Sano Manjiro.

Senju sendiri hanya mendengarkan dalam diam. Pasti ada alasan kenapa Brahman sampai mengaku kalah seperti itu. Dia benar-benar masih bisa merasakan kengerian saat berhadapan dengan Mikey.

"Hanagaki Takemichi masih bertekad untuk membawa Mikey kembali. Jadi, dengan dukungan para kapten dan wakil kapten Toman dia membentuk Tokyo Manji generasi dua."

"Generasi dua?" Mikey berbisik pelan. Dia benar-benar tidak percaya jika Takemichi masih saja bersikeras menyelamatkan dia.

"Ya! Generasi dua. Tanggal 9 September 2008, dia kembali memimpin pertempuran gila seperti saat melawan Tenjiku. Dia melawan 500 anggota Kantou Manji hanya dengan 50 anggota Toman. Sayangnya, di pertempuran itu Hanagaki Takemichi tewas di tangan Sano Manjiro."

"Lima ratus lawan lima puluh?" Hanma menyeyingai. "Dia sudah benar-benar gila."

Banyak orang yang setuju dengan perkataannya. Itu jelas pertarungan yang mustahil.

"Ayo lanjut menonton."

Layar sekali lagi menyala. Di sana, Hanagaki Takemichi dengan katana Sanzu yang menembus perutnya, berusaha untuk meraih wajah Mikey. Dia tersenyum manis dengan wajah penuh luka itu. Senyuman yang selalu membuat sang Invincible Mikey merasakan damai, sama seperti saat kakaknya Shiniciro tersenyum padanya. Namun kali ini berbeda. Mikey tidak merasa tenang, hanya kekosongan yang ia dapat. Rasanya hampa, sama seperti saat dia kehilangan Shinichiro, Baji, Emma, Izana, juga Ryuguji Ken.

Watching; RestartTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang