22

981 68 18
                                        

Warning : no edit, Miss typo bertebaran, bxb, don't like don't read, please like and coment .



Selamat membaca,,,,,





Haikuan menunggu kabar dari Yibo yang katanya akan memberitahu orang tua Zhan, namun hingga malam tiba dia tak juga mendapat kabar dari Yibo jadi Haikuan berpikir jika mungkin saja Yibo sedang dalam perjalanan kembali.

Yibo yang saat ini akan menuju bandara dengan menggunakan taxi tiba tiba dihadang oleh mobil hitam yang berisi beberapa orang berpakaian hitam, Mereka semua keluar lalu menghampiri taxi yang sedang ditumpangi Yibo.

Dalam keadaan terkepung, Yibo berusaha untuk tidak panik dan mengirim pesan kepada Haikuan, mengatakan jika dia kemungkinan akan terlambat datang.

Setelahnya Yibo keluar dari dalam taxi dan menghadapi orang orang tersebut, mereka dengan cepat mendekat dan seketika terjadi lah perkelahian sengit antara Yibo dan orang berpakaian hitam, namun ketika Yibo akan memenang kan perkelahian itu tiba tiba saja salah satu orang berpakaian hitam itu menembak kan suntik bius pada Yibo lalu mereka memukuli Yibo dan ada satu orang yang memukul kepala Yibo menggunakan balok kayu.

Disisa kesadarannya Yibo dapat mendengar mereka menyebutkan satu nama seseorang.

"Apa kau bodoh kenapa kau melukai kepalanya kita bisa dihukum dengan bos Liying." ucap seorang pria bota yang berpakaian hitam.

"Biarkan saja, jika wanita itu berani kita habisi saja sekalian." Balas pria yang memukul Yibo.

Setelahnya Yibo benar benar kehilangan kesadarannya.

Singkat cerita, kini Yibo sudah berada di rumah sakit dengan kepala yang di balut perban karena mengalami cedera parah.

Liying yang menemani Yibo disampingnya hanya mampu menatap Yibo dalam diam tanpa ekspresi.

'Sial aku menyuruh mereka untuk melukai Yibo sedikit tapi mereka malah membuat Yibo separah ini, hah tapi ada untungnya juga dengan begini Yibo akan melupakan bocah sialan itu'-batin Liying.

Dengan menyembunyikan sifat licik nya Liying menggenggam tangan Yibo yang sedang terbaring dan berpura pura menangis sedih bersamaan dengan itu terdengar suara pintu terbuka dan Liying dapat melihat pantulan bayangan orang tua Yibo yang masuk ke ruangan itu.

"Hiksss, kenapa seperti ini Yibo,,, hiksss padahal aku ingin memberi tahu mu jika aku mengandung,, hiksss tapi kau malah terluka seperti ini,, hikss" Isak tangis Liying dengan suara yang sengaja dia keraskan agar orang tua Yibo mendengar nya.

Orang tua Yibo yang mendengarnya tentu sudah mengira bahwa hal ini akan terjadi mengingat beberapa waktu lalu Liying mengatakan hal itu kepada mereka.

Setelah Yibo keluar dari rumah sakit mereka akan menikahkan Yibo dengan Liying bahkan jika Yibo tidak bersedia mereka akan memaksa Yibo dan setelah itu mereka akan membicarakan hal ini kepada keluarga Xiao, mereka berharap agar keluarga Xiao mau menerima pernikahan Yibo dan Liying jika mereka ingin meneruskan perjodohan Zhan dan Yibo.

Lain hal dengan pemikiran Liying yang masih berpura pura sesenggukkan dia memikirkan rencana selanjutnya yang ingin membunuh ke dua orang tua Zhan dan ingin mengambil alih aset keluarga Zhan.

Orang tua Yibo hanya mampu mengusap lembut pundak Liying tanpa berkata apapun.

Tiga hari kemudian Yibo akhirnya siuman, Yibo terlihat bingung dengan keadaanya dan sempat tak mengenali orang tua nya dan Liying, namun hal itu malah dimanfaatkan oleh keluarga nya agar Yibo melupakan Zhan.

Sudah dua hari Yibo siuman dan masih tak mempercayai perkataan orang tua nya serta Liying, jika dia adalah calon suami Liying yang kecelakaan saat akan pergi menemui Liying.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 23, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Zhan oh zhanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang