Blind Love

353 35 6
                                        

.
.
.
.
.

Sasuke dan Sakura telah menikah selama tiga tahun. Mereka adalah pasangan yang saling mencintai satu sama lain. Tiada hari tanpa adanya suara canda gurau dan tawa manis yang keluar dari rumah mereka.

Sasuke adalah pria mapan, tampan, serta rupawan yang mampu memenuhi segala keinginan istrinya. Dan Sakura sendiri adalah seorang wanita yang begitu cantik dan memiliki banyak sekali teman. Baik laki-laki maupun perempuan ingin menjadi teman wanita tersebut.

Sebagai suami yang begitu mencintai istrinya, Sasuke selalu pulang lebih awal  dan memasak untuk Sakura. Ia tidak ingin istrinya itu kelelahan setelah sepanjang hari bertemu teman-temannya.

Hari ini, Sakura pulang dan mandi seperti biasanya. Ia melihat suaminya yang sibuk memasak di dapur mereka.

Sakura, "Sayang, hari ini aku mau makan ayam. Aku melihat seseorang live streaming memakan ayam. Terlihat sangat lezat." Ucapnya dengan air liur yang hampir menetes. Sang suami hanya tersenyum gemas dan mengangguk.

Sasuke, "Aku akan membuatkannya untukmu, mandilah menggunakan air hangat yang sudah aku persiapkan. Piyamamu sudah ada di ranjang. Keringkan dulu tubuh dan rambutmu sebelum mengenakannya."

Sakura kemudian bergegas mandi dan mengeringkan pakaiannya. Namun, ia merasakan sedikit pusing dan penglihatannya menjadi sedikit buram. Ia menggelengkan kepalanya dan penglihatannya pun kembali seperti awal. Ia berpikir mungkin hanya karena terlalu lelah hari ini.

Setelahnya, ia pun pergi ke dapur dan bergabung bersama Sasuke yang sudah menunggunya di meja makan. Mereka pun makan bersama.

Beberapa hari kemudian, Sasuke yang sedang sibuk bekerja di perusahaan mendapatkan panggilan dari telpon Sakura. Namun, yang ia dengar adalah suara dari sahabat istrinya. Dia mengatakan bahwa Sakura sedang berada di rumah sakit karena tiba-tiba pingsan saat berkumpul bersama mereka.

Tanpa menunda banyak waktu, Sasuke langsung pergi menuju rumah sakit yang disebutkan oleh teman Sakura. Ia mendapati teman-teman Sakura yang sudah berkumpul di dalam kamar rawat istrinya. Saat mereka melihat Sasuke datang, mereka pun pergi setelah menjelaskan situasi yang telah terjadi kepada Sakura sebelumnya. Mereka tidak tahu apa alasan wanita cantik tersebut tiba-tiba tidak sadarkan diri.

Dokter kemudian memanggil Sasuke ke ruangannya. Di sana, ia menjelaskan bahwa Sakura telah mengalami suatu keadaan di mana penglihatannya menghilang atau secara jelasnya kebutaan. Memang kebutaan tersebut tidak secara langsung terjadi, namun secara perlahan-lahan. Sasuke menganggukkan kepalanya mengerti dan merasa sedih saat mengetahui Sakura pasti akan merasa sangat menderita. Ia pun keluar dari ruangan dokter dan menunggu tepat di sisi istrinya. Ia memperhatikan wajah sang istri. Ia tidak sanggup membayangkan betapa hancurnya hati istrinya jika mengetahui hal ini. Namun, ia harus tegar demi masa depan yang akan mereka hadapi.

Apa yang telah dikatakan dokter menjadi kenyataan. Beberapa minggu setelah kejadian tersebut, Sakura dengan cepat mulai merasa bahwa penglihatannya semakin berkurang. Ia juga telah mendengar apa yang dikatakan oleh dokter dari suaminya. Pantas saja ia selalu merasa bahwa penglihatannya terkadang menjadi gelap akhir-akhir ini. Ia selalu menangis karena hal tersebut.

Ketiadaan teman-temannya untuk hanya sekedar menyemangati Sakura membuatnya perlahan menutup dirinya dari dunia luar dan merasa bahwa tidak ada yang ingin berteman dengan seorang yang buta dan pastinya menyusahkan teman-temannya tersebut. Kini ia lebih sering menghabiskan waktu bersama suaminya atau ikut suaminya pergi ke kantor perusahaan milik Sasuke.

Sasuke sendiri tidak pernah pergi dari sisi istrinya dan selalu menemani istrinya tersebut. Kemanapun ia pergi, ia akan membawa Sakura. Hal ini membuat orang-orang yang melihat hubungan rumah tangga mereka penuh dengan kekaguman dan takjub. Mereka selalu memuji Sasuke sebagai suami yang sangat kompeten dan sabar.

Cerita Random SasuSakuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang