37.

1.3K 73 13
                                    

Dua hari, dan hari ke tiga nya adel langsung kembali ke Indonesia.

Ia beralasan tentang kehamilan ashel yang sudah sembilan bulan.

Walaupun benar adanya, tapi rasa rindu lebih mendominasi.




Tapi di sini, di pinggir kolam renang belakang rumah jinan.

Adel dengan kaos kuning oblong dan celana Hawai berwarna putih.

Di pangkuan nya ada ashel yang duduk menyamping dengan minuman di tangan nya.

"Hmm.."

Ashel dengan jahil menyodorkan bibir gelas ke mulut adel, dan saat adel hendak mencicipi nya, ia justru menjauhkan nya.

"Hihihi.. nih, nih minum"

Lagi, ashel menjahili adel lagi.

"Ck.. udah ya.. udah sore"

Ajakan adel di balas gelengan keras dari ashel. Padahal adel mengajak nya masuk ke rumah karena sudah sore.


"Adel, acel!.. masuk yuk, udah sore!"

Adel menoleh dan terlihat lah Cindy di ambang pintu.

"Iya ma, bentar"

Shutt..

"Aaa.. adelll!" Rengek ashel menolak di bawa ke rumah.

Tanpa berucap adel mengangkat ashel, dan membawa nya masuk.




"Del.. mama, papa ada urusan pulang nya agak larut kamu di rumah aja kan?"

Pertanyaan dari jinan yang ada di sofa ruang tamu menghentikan langkah adel.

"Ah, iya pa"

Jinan bangkit menghampiri adel dan ashel.

"Ini udah gede kok di gendong² sih.. ish²" ejek jinan, tapi justru di balas ejekan wajah dari ashel.

Cup

Jinan mengecup pipi ashel, dan tersenyum, lalu mengelus kepala adel.

"Sabar² ya del"

Adel terkekeh dan mengangguk, sedangkan ashel ia malah memainkan ujung kerah baju adel.

"Ayo pa" ajak Cindy di angguki jinan.

"Kamu jangan banyak tingkah ya cel.. adel mama titip acel, sama cucu mama ya"

cup

Cup

Cindy berlalu setelah mengecup pipi anaknya dan mantu nya.

"Byee ma, pa"

"Bye-bye mama, papa!"








***





Atas naluri adel, ia mengelus perut buncit ashel. Sedangkan ashel ia sudah terfokus kan pada layar ponselnya.

"Dul.. cup

Senyum adel tidak bisa memudar, ia heran kenapa ashel Begitu candu terhadap nya.

Lihat lah sekarang ashel bahkan enggan melepaskan bibirnya dari bibir adel.

"Enghh.. hah.. hah"

Dengan nafas tersengal-sengal ia tersenyum.

"Main yuk"

Tuk

"Ga ada, ayo bobo"

Adel mengambil handphone ashel meletak nya di nakas lalu memeluk tubuh ashel.

Ashel membalikkan badannya ke arah adel."bukaa.."

Adel membuka kaos nya atas permintaan ashel.

Senyum ashel merekah dengan bahagia ia mengendus-endus dada yang berbalut sport bra adel.

"Udah bobo" adel mem pat-pat kepala ashel.


Ashel mengangguk namun tangan nya bergerak meraih tangan adel dan...

Grep

kini tangan nya menangkup payudara ashel.

"Udah bobo" tutur adel lagi












Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 16, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

mau adel! (delshel)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang