36.

948 60 4
                                    

Hari pertama Tampa adel, setelah keberangkatan nya kemarin.

Ashel Menatap ponsel nya berharap ada panggilan atau pesan masuk dari adel.


"Acel"

Ashel menoleh, dan terlihat lah Cindy dengan pakaian rapih nya.

"Ikut mama yuk, arisan, abis itu kita ke mal, yuk nak"

"Mamaa.. acel ga boleh capek, nanti adel jr kenapa-kenapa, mama mau?"

Cindy terkekeh melihat sang anak lalu berjalan mendekat.

"Mama tau, tapi ibu hamil juga ga boleh stres, kamu nungguin pesan dari adel lama² bakal bikin kamu sedih.

Cindy tak mau anak dan cucunya kenapa-napa bila ashel tantrum karena bosan tidak mendapat kabar dari adel.

"Kenapa.. adel kenapa ga ngabarin acel sih maa.."

Ini yg Cindy takut kan, ashel menangis yg berakhir membuat kepala nya pusing.

"Hei denger, ini jam berapa?"

"Delapan.."

"Berarti di sana jam?"

"..."

Ashel termenung karena jujur ia memang tidak tau perbedaan waktu Indonesia dan Spanyol, hingga membuat nya Terus menelpon dan menunggu balasan dari adel.

"Jam berapa?" Tanya ashel malahan.

Cindy terkekeh lalu memeluk tubuh ashel.

"Jam dua malem"

Ashel terlihat kaget, agak alay. Mungkin efek hamil.

"Masa sih ma"

"Iya sayang"

"Berarti adel masih tidur dong"

Cindy terkekeh.

"Ya udah ma, ayo kita jalan², entar kalau adel udah bangun kita langsung pulang ya"

Cindy kembali terkekeh gemas.

"Adelll.. terus mama jadi iri"

"Hehehe.. mau adel"




***




Disisi lain jam enam pagi.

"Enghh.."

Adel mulai membuka matanya, mengerjap beberapa kali lalu segera bangkit.

Ia masuk ke kamar mandi.

Bukan nya tidak betah di rumah orang tuanya, tapi sekarang adel punya tanggung jawab, dan terlebih lagi dunia nya bukan ibu dan ayah saja sekarang ada ashel dan adel jr.

Mereka adalah prioritas adel, itulah kenapa ia sangat gercep melakukan semua hal yg harus ia lakukan di sini.



Langkah adel mengalihkan perhatian semua orang di mansion orang tua nya.

Senyum boby tercetak jelas, begitu pun dengan geby.

"Ayo adel, sarapan"

Adel tersenyum pada sang ibu dan berjalan laku duduk di samping boby.

"Gimana di sini, enak ga?"

Adel mengangguk, apaan ayahnya ini ia baru saja tiba semalam dan ia langsung tertidur, tapi ayahnya sudah bertanya seolah olah adel sudah keliling dan menikmati kota Madrid itu.

"Papa ikut kan?" Tanya adel.

Boby mengangguk."iya"

"Ayo makan, bahas kantor nya nanti aja"

Kedatangan geby membuat mereka tersenyum.

















***

Mohon dukungan nya

Follow ig Tobiyuji ya











mau adel! (delshel)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang