Request pembaca.
Sebuah cerita tentang Bangau, prajurit dari kerajaan Ananta yang mendapatkan kutukan luka. Drama, cinta dan sihir bersatu dalam buku ini.
Cerita ini masuk ke dalam semesta buku Danau Pelangi. Author sangat menyarankan untuk membaca...
Memanfaatkan keadaan untuk berhubungan badan dengan Murai. Mengkhianati Maleo dan membohongi Ukino. Seluruh hidupnya hancur dalam satu hari itu. Membuktikan bahwa nafsu merusak semua kedamaian yang dia punya. Pria yang dia kagumi merusaknya, pria yang mencintainya meninggalkannya.
Maleo memutuskan menjadi kesatria. Pergi bersama pasukan lain ke Medan Perang. Membuktikan dirinya bahwa dia adalah pria yang tidak lebih lemah dari Murai. Bangau tinggal di Ananta dalam tidur panjangnya. Sembuh perlahan dengan tidak sadarkan diri di dalam kamarnya.
Dunia Bangau menjadi gelap. Dia tertidur pulas berbulan-bulan tanpa mimpi . Mendapat sumber energi dari sihir yang diberi Ukino. Tetap tertidur karena Merpati. Dan tidak merasakan sakit karena Ruang Hampa Utama yang Maleo buat untuknya. Hari berlalu, minggu terlewati, berbulan-bulan sampai syaratnya terpenuhi.
Seperti hukuman yang Ukino berikan, dia akan tetap tertidur selama luka di bawahnya belum sembuh. Dirinya menjalani hukuman paling ringan yang pernah ada di Ananta. Tertidur pulas, sampai waktunya tiba. Hukuman paling lembut tanpa rasa sakit maupun ketidaknyamanan.
Saat waktunya tiba Bangau terbangun, luka di bawahnya sudah sembuh. Begitu dia bangun, Merpati naik jabatan dan kamar penjaga sudah berubah. Gedung Ananta sudah di renovasi. Bahkan angkatan baru prajurit sudah masuk.
BERAPA LAMA DIA TERTIDUR?
"MALEOO!!!" Teriak Bangau saat dia bangun dari tidur panjangnya. Tidur panjang yang terasa satu kedipan mata untuknya. Pohon di samping kamarnya yang dulu masih tunas kini sudah berbuah.
Merpati berdiri di depan Bangau sambil membawa sesuatu.
"Kau tertidur hampir setahun. Maleo sempat titip ini" ucap Merpati dan memberikan sebuah kertas dengan cap tangan yang berdarah di kertas itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mana dia?" tanya Bangau yang mulai curiga.
"Dia maju sendirian ke formasi musuh dan.."
"Dia memiliki kehampaan, dia tidak mungkin terluka!!!" Ucap Bangau.
"Dia terbakar Bangau, hanya tulangnya yang tersisa dan musuh berhasil menghanguskan sisanya. Tak ada yang bisa dibawa pulang untuk di kubur"
"TIDAK!! Maleo lebih kuat dari itu, dia lebih kuat dari itu!!!" Teriak Bangau tak percaya
Semino dan Ukino masuk ke ruangan itu karena mendengar suara teriakan histeris Bangau.
"Lukamu sembuh, aku tidak ingin bahas lagi apa yang terjadi sebelum kau tertidur. Kau bisa kembali bekerja besok Bangau" ucap Ukino "Lanjutkan hidupmu sebagaimana mestinya. Selamat untuk kesembuhannya"
"Mana Maleo?" tanya Bangau lagi "Pangeran.. kemana Maleoku.."