18. Sari Semut

129 10 50
                                        

komentari Typo karena bab ini pernah kena error

 jadi beberapa part author harus tulis ulang



Note : Sari Semut adalah bubuk yang dibuat dengan memadatkan telur semut batu dengan sihir. Dapat menguatkan kekuatan berbasis suara dan energi di tenggorokan. Namun memicu kecanduan, euforia, birahi, sakaw dan kerusakan fungsi tubuh.

Mudahnya : Narkotika

SNFFF

Murai menghirup sari semut pemberian ayahnya diam-diam sebelum tes bertarung. Dia harus melawan Kasuari yang dapat menggandakan ukuran tubuhnya. Kasuari adalah petarung fisik yang hebat karena selain ukurannya, kemampuan fisiknya juga berganda.

"Baik... Bertarung... SIAP... MULAI!!!" Elang memulai pertarungan itu.

Tes Bertarung adalah tes tanpa aturan selain untuk tidak membunuh. Pemenang tes ini adalah mereka yang berhasil mengalahkan lawannya, tes dilakukan tiap 2 bulan sekali. Lawan dianggap kalah bila tidak sadarkan diri lebih dari 15 hitungan, lawan menyerah, atau keluar dari lingkaran yang dibuat di arena itu.

Murai yang sudah menghirup Sari Semut mendapat peningkatan kekuatan. Dia dan Kasuari mulai bergulat. Kasuari dengan mudah melempar Murai, hampir keluar lingkaran tapi Murai berteriak mendorong Kasuari. Kasuari melawan dan membuat tubuhnya lebih besar. Teriakan Murai tidak mampu lagi mendorong Kasuari yang sebesar raksasa setinggi 4 meter.

"Hahahah, berkicaulah burung kecil" ejek Kasuari dan bersiap menginjak Murai.

Murai menggunakan kicauan ilusi untuk membuat Kasuari berpikir dirinya ada banyak. Kloning dari Murai memanjat tubuh Kasuari dan menyerangnya dengan pedang. Ilusi itu berhasil membuat Kasuari panik dan hampir terdorong keluar dari lingkaran. Tapi Kasuari memukul telinganya sendiri.

Gendang telinga Kasuari pecah dan mengeluarkan darah. Lalu ilusi Murai lepas.

"Dia membuat telinganya Tuli" ucap Rajawali "Siapkan tim medis"

"Ilusimu sekarang tidak berguna burung kecil" Kasuari memegang Murai dengan kedua tangannya, dia bersiap melempar Murai keluar dari lingkaran pembatas. Lalu Murai berteriak sekuat yang dia bisa ke wajah Kasuari.

Efek Sari Semut membuat teriakan itu cukup membuat kulit-kulit Kasuari robek.

Kasuari melepasnya Murai dan Murai berkicau untuk memanggil burung-burung sekitar arena agar mematuk mata Kasuari. Kasuari kewalahan, burung burung menyerangnya seperti manusia normal yang di kerubunyi ratusan lalat.

Murai melesat ke langit, terjun dari ketinggian seperti meteor yang jatuh dari langit. Dia berteriak dari atas udara sampai tanah di bawah kaki Kasuari retak. Tubuh Kasuari kuat, tapi tidak dengan tanah arena itu. Tanah itu retak dan kaki Kasuari terkubur.

Murai menginjak leher Kasuari lalu berteriak tepat di depan mata Kasuari sampai mata Kasuari pecah karena gelombang energi itu.

"JANGAN PANGGIL AKU BURUNG KECIL SIALAN!!!" Murai terbawa emosi karena efek dari Sari Semut di tubuhnya.

Dia mengamuk dan mencolok Mata Kasuari dengan tangannya.

"WAAAAA" Kasuari berteriak kesakitan. Tubuhnya semakin mengecil dan tangan Murai di kelopak matanya akan membuat kepala Kasuari terbelah bila tubuhnya kembali normal.

"HENTIKAN!!!! KAU MENANG MURAI" Ucap Elang.

"AKAN KU KELUARKAN OTAKMU BRENGSEK!!!" Murai mencolok semakin dalam.

TINTA DAN DARAH . Danau Pelangi (Special Request)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang