Tinta

121 12 4
                                        

MISI PENGINTAIAN

Petugas :

Bangau : Pemilik sihir Sastra dan Citra yang mampu mengeluarkan objek dari lukisan dan melakukan sihir dari tulisannya. Memiliki kutukan luka yang membuatnya merasakan rasa sakit ganda dan kebal akan penyembuhan.

Macaw : Telepat dengan kemampuan membaca pikiran, emosi dan menyerang otak lawannya. Sebagai strategis kemampuan bertarungnya lemah dan kemampuan serangan yang dimiliki minim.

Target Pengintaian : 

Seorang pembunuh yang membunuh orang-orang di keramaian. Membut korban menghilang dan besoknya ditemukan tanpa kepala. Pelaku tidak bisa ditangkap seolah dirinya mampu menembus tanah

Calon Korban :

Orang-orang dengan riwayat kriminal berat, orang dengan hutang besar, dan seseorang dengan penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Lokasi Pengintaian :

Pasar malam - Festival Hujan - Suku Sungai Selatan.


Kapal dari Ananta sampai di pasar malam festival hujan suku sungai

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kapal dari Ananta sampai di pasar malam festival hujan suku sungai. Bangau dan Macaw menyamar menjadi sepasang kakak beradik saudagar kaya yang menghadiri acara sebagai tamu penting. Mereka menyewa satu gedung penginapan khusus untuk istirahat dan memakainya untuk membahas strategi pengintaian. Prajurit Ananta lain berjaga di luar festival namun tidak masuk ke dalam pasar kecuali ada situasi darurat.

"Dari pola sebelumnya, dia akan berburu saat matahari terbenam. Korbannya adalah kriminal, orang penyakitan, dan orang dengan hutang" ucap Bangau membaca berkas yang disediakan kerajaan "Bagaimana kita mengetahui keberadaannya di tempat seluas dan seramai ini?"

"Pangeran Arwana sudah mengatur untuk mengumpulkan orang-orang yang mungkin menjadi incaran di satu lokasi" ucap Macaw yang membuka peta area festival "Disini, area barat daya, pasukan dari Suku Sungai Selatan memastikan bahwa semua orang yang mungkin jadi kriteria si pembunuh tidak akan keluar dari area itu, jadi lokasi pengintaian kita menjadi lebih kecil."

Di dalam kamar mereka, Bangau dan Macaw lanjut menyusun strategi pengintaian. Bangau mengeluarkan selembar kertas besar yang terlipat, isinya beberapa lukisan kucing yang dia panggil keluar dengan citranya. Kucing-kucing berkeliling untuk mencari orang mencurigakan yang membawa senjata tajam. Bangau membawa daftar nama yang sudah disiapkan sebagai orang-orang yang berpotensi untuk mati malam ini oleh pembunuh berantai itu.

 Bangau membawa daftar nama yang sudah disiapkan sebagai orang-orang yang berpotensi untuk mati malam ini oleh pembunuh berantai itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 29, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

TINTA DAN DARAH . Danau Pelangi (Special Request)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang