Seminggu berlalu begitu saja. Arlan kini sedang bersantai sambil memainkan handphone nya di ruang tamu.
Drtttt
Drtttt
Setelah melihat si penelpon nya, Arlan mengangkat panggilan telpon itu.
"Halo Ar"
'hmm?"
"Ar apa kamu punya waktu" Tanya Reynand di sebrang sana.
"Kapan?"
"Sekarang" jawab Reynand.
"Ada, emang kenapa?"
"Bisa susul ayah ke Edinburgh?" Tanya reynand
"Untuk apa?" Tanya Arlan.
"Ada hal yang ayah ingin beri tahu"
"Baiklah aku akan kesana"
"Nanti kalo kamu udah sampe telpon ayah, nanti ayah jemput" Pesan Reynand.
"Iya"
Arlan segera mematikan telpon nya lalu ia mengemasi barang-barang yang akan dia bawa ke Edinburgh, niat nya ia akan pergi ke sana nanti siang. Jika di pikir pikir lagi sudah la sudah lama sekali tidak berkunjung ke negara kelahirannya itu.
Sebelum pergi ia sempat izin kepada Delon bahwa ia akan pergi ke Edinburgh beberapa hari.
...
"Pah" panggil Arka.
" Hmm?" Tanya Geo yang sama sekali tidak melirik ke arah anak nya.
"Pah, kira kira Arlan di mana ya pah?" Tanya Geo.
"Entah, untuk apa kita mencari nya? Dia tidak penting"
Arka terkejut dengan perkataan Geo, apa ayah nya ini tidak sadar jika yang di lakukan nya salah?!
"Pah papa sadar gak sih kalo yang papa lakuin itu salah"
"Ck ga peduli, inget ya Arka dia penyebab bunda meninggal dan kau masih membela nya" Sinis Geo, Arka terdiam sepertinya dia cukup setuju dengan perkataan papa nya itu. Niat nya untuk berbaikan dengan adik nya itu seketika menghilang begitu saja.
"Sudah lah lebih baik jangan mencari nya lagi" Ucap Geo lalu ia kembali mengerjakan pekerjaan nya.
••••
Setelah lewat beberapa jam. Kini Arlan telah sampai di Edinburgh ia menelpon reynand dan menyuruh nya untuk segera menjemput nya ke bandara. Tak berselang lama sebuah mobil sport berwarna putih berhenti di depan nya dan keluarlah seorang pria dari mobil tersebut.
"Maaf ya Ar ayah lama"
"Gapapa, aku juga baru sampe."
"Jadi kita akan kemana?" Tanya Arlan.
"Ke rumah sakit" ucap reynand sembari menatap Arlan.
"Siapa yang sakit? Mamah?" Tanya Arlan di balas gelengan oleh sang empu.
"Ayo naik"
Setelah Arlan naik mobil itu langsung meninggalkan kawasan bandara menuju ke arah rumah sakit.
...
Di belahan bumi lain tepat nya di kota J, kini semua sahabat Arlan sedang uring-uringan mencari keberadaan Arlan yang entah mengapa hari ini tiba-tiba menghilang bak di telan bumi.
"Aishhh mana sih tuh si Arlan, tiba-tiba ngilang aja udah mah enggak ngabarin minimal kan yaa dia bilang mau kemana kan gue bisa ngikut" Gerutu Sean, ia sudah mencari Arlan ke seluruh penjuru sekolah tetap saja tidak menemukan nya sampai ia datang ke rumahnya namun tetap tidak ada orang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Arlan (Selesai Dirombak)
RandomThis is brothership and bromance area! Jangan lupa vote nya guys. Arlan Zayyan Gahendra, seorang pemuda berusia 18 tahun, dan berada di kelas 3 SMA ternama di kota nya. Memiliki segudang prestasi di bidang akademik dan non-akademik semenjak sekolah...
