20

815 75 17
                                        

Sudah beberapa menit aeron menunggu nnael,dan waktu yang ia tunggu-tunggu akhirnya tiba.

Ia melihat nnael masuk dengan tubuh basah kuyup,aeron langsung menyalakan lampu,ia melihat keadaan nnael yang sangat berantakan.

Mata memerah, pakaiannya basah,dan tubuhnya yang menggigil.

Aeron sedikit panik melihat keadaan nnael,jadi ia langsung berlari untuk mengambil handuk,kemudian ia menghampiri nnael.

Tapi saat aeron hendak memberikan handuk,nnael terlihat menghindar, kemudian pergi begitu saja menuju kamar.

"Kayaknya gue keterlaluan"Gumam aeron yang melihat perilaku nnael.

Aeron mengintip kearah pintu kamar,disana aeron sudah ganti baju,dan merebahkan diri di kasur sambil bermain ponsel.

Aeron mengambil kue dan hadiah hang sudah ia beli,tak lupa menyalakan lilin.

Tanpa mengetuk pintu,aeron masuk sambil menyanyikan lagu happy birthday.

"Happy birthday nnael, happy birthday nnael, Happy birthday, happy birthday, Happy birthday nnael"Aeron menghampiri nnael yang terlihat kebingungan.

"Apa?"Tanya nnael datar.

"Kamu ulang tahun tau,masa lupa sama ultah sendiri?"Tanya aeron.

Nnael terdiam

"Udah cepet tiup lilinnya"Nnael menuruti perintah aeron.

"Sebelum potong kue,kamu doa dulu"Nnael mulai memejamkan mata dan mulai berdoa.

Aeron  yang penasaran dengan doa nnael pun bertanya.

"Kamu doa apa?"Tanya aeron

"Kepo"Ucap nnael.

Nnael mengambil kue yang dipegang oleh aeron,dan meletakkannya di atas nakas,kemudian ia menarik aeron sampai duduk dipangkuannya.

Tanpa banyak bicara nnael langsung menempelkan bibirnya dengan bibir aeron.

Awalnya aeron terkejut,karna permainan nnael terkesan kasar.

Aeron melepas paksa ciuman itu,yang membuat nnael langsung menatap tajam.

"Kamu kasar aku ga suka" Ujar aeron,nnael tak mendengar ucapan aeron,ia memilih bertanya.

"Ciuman sama siapa?"Tanya nnael dingin.

Aeron mengerti,ia sedikit lupa jika pagi tadi telah membuat pacarnya ini sakit hati.

Aeron menghela nafas

"Dengerin penjelasan aku ya...jangan dipotong "Nnael hanya mengangguk saja.

"Jadi gini,aku minta bantuan skylar buat bikin kamu cemburu,dan kita ga ciuman,cuma deketin wajah aja,tapi kalo dilihat dari sudut kamu berdiri emang kayak ciuman"

"Aku ngelakuin itu biar bisa leluasa beli kado buat kamu,soalnya aku tau,kamu ga akan biarin aku sendirian kemana-mana "

"Jadi satu-satunya cara biar bisa bikin aku bebas ya cuma cara tadi"Aeron menjelaskan semuanya secara rinci.

"Tapi kenapa harus itu"Tanya nnael,aeron melihat mata pacarnya itu sudah memerah,tubuhnya bergetar menahan tangis.

Aeron langsung memeluk dan mengusap punggung nnael,dan merapalkan kata maaf

"Maaf aku udah bikin kamu sakit hati,aku cuma ngikutin cara yang di kasih dyren"Ujar aeron.

Nnael langsung melepas pelukannya dan menatap aeron.

"Dyren?"Aeron mengangguk

"Iya,ini semua idenya dyren, tadinya aku cuma mau ajak kamu makan bareng aja,tapi kata dyren itu terlalu biasa"

"Jadi aku minta cara yang luar biasa buat bikin kejutan,dan cara yang dyren kasih ya itu"Ucap aeron sambil tersenyum polos.

"Jangan deket-deket dyren,sesat bocah itu mah,nanti kamu ga polos lagi"Ucap nnael kemudian memeluk kembali aeron.

Aeron menyirit sebal mendengar ucapan nnael.

"Padahal kamu yang ngambil first kiss aku" batin aeron.
.
.
.
.

Setelah acara peluk-pelukan,nnael dan aeron memilih untuk byone ml saja.

"Ayang byone,yang kalah harus nurutin kemauan yang menang"Ucap nnael,dan tentu itu sebuah tantangan untuk aeron.

"Cih,siapa takut"Ucap aeron.

Akhirnya keduanya byone ml,dan yang menang tentu....nnael.

"Kamu licik,ulang...ulang mainnya"Ucap aeron kesal.

"Yaelah yang,kalah mah kalah aja"Ejek nnael.

"Yaudah,sekarang mau apa"Tanya aeron,karna tadi kesepakatannya adalah menuruti

"Sepongin aku"







Penonton kecewa part 2?

Jangan lupa votemen thankyou

Masih sama [ELRON]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang