Kepergiaan Gale bersama protagonis pria, membuatnya terdiam cukup lama dengan berbagai pemikiran.
"Apa ini juga bagian dari alur novel?" Tanya blue dalam hati.
Fakta tentang pria itu merupakan tunangan dari gadis yang suka merundung protagonis, sungguh mengejutkan.
Kepala blue sekarang jadi berputar, dia mulai memikirkan kemungkinan yang akan terjadi selanjutnya.
Dia masih bisa mengingat dengan baik bagaimana saat Gale, pria itu menatap nya dengan tatapan penuh arti.
Dia terlihat seperti telah mengenal blue, padahal mereka hanya pernah bertemu sebanyak satu kali.
Oleh karena itu blue harus mencurigainya. Seluruh tokoh di cerita ini terlihat tidak bisa dipercaya.
Dia kemudian beralih menatap Kayla yang tidak mengeluarkan suara apapun.
Biasanya gadis itu banyak bicara, tapi kali ini dia terlihat sangat tenang.
Blue jadi bertanya-tanya apa gadis itu sama juga seperti mereka? Tapi, selama ini Kayla terlihat normal dan baik terutama padanya.
Mustahil! Ya, itu pasti tidak mungkin. Blue hanya akan terlihat seperti orang tidak tau diri jika dia sampai mencurigai orang yang sudah menganggap nya sebagai teman.
Hanya berselang dalam beberapa menit kemudian, bel masuk akhirnya berbunyi.
Dan kedua gadis itupun segera beranjak dari tempat itu tanpa ingin membicarakan kejadian yang baru saja terjadi.
Disisi Lain
Lebih tepat nya di sebuah gudang sekolah yang kosong, dua orang pria terlihat sedang berbicara.
"Aku sudah melakukan apa yang kau minta. Jadi kau harus menepati janjimu." Ucap salah satu pria di antara mereka.
"Tenanglah Asher." Balas pemuda itu, sambil mengusap dada bidang pria di hadapan nya.
"Aku akan datang lagi nanti malam."
Mata nya berkedip menggoda dan mulai menyusuri tubuh pria yang dipanggil nya Asher.
Kedua mata Asher terpejam erat saat merasakan usapan sensual di area sensitifnya.
Dia meneguk ludah kasar dengan nafas yang memberat Asher melingkarkan tangan nya di pinggang ramping milik pemuda itu.
Kepala nya menunduk ingin menggapai bibir yang mengkilap di depan nya.
Namun tindakan nya itu dihentikan oleh pemuda tadi.
"Tunggu dulu jangan terburu-buru."
"Apa kau yakin sudah berhasil menjebak Kaiser?" Tanya nya dengan suara selembut mungkin.
Mendengar itu dengan cepat Asher menganggukkan kepala nya.
"Teman-temanku sudah membius nya dan menaruh nya di ruang laboratorium." Kata nya dengan suara serak.
Pria itu mencoba menahan diri untuk tidak melampiaskan hasrat nya di tempat ini.
Dia harus bisa sedikit bersabar untuk mendapatkan kesenangan lebih.
Mendengar kalimat itu membuat pemuda tadi tersenyum senang. Dengan hati yang gembira, dia menarik kerah seragam yang dikenakan oleh Asher.
Lalu segera melumat bibir tebal itu terburu-buru.
Kedua nya saling mengecap satu sama lain sampai kepala mereka di hantam hebat oleh rasa pening akibat permainan yang mereka lakukan.
Bahkan kedua pria itu mengabaikan air saliva yang telah berjatuhan dan membasahi seragam milik mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
Blue Trapped In BL Novel
Teen Fiction[Transmigrasi, Figuran, Harem, Obsesi, Posesif, Dark Romance, Mature, Hardness, Redflag.] Disebuah ruangan serba putih terlihat seorang gadis cantik dengan baju pasien nya sedang terbaring sambil menatap seluruh pasang mata yang mengerebuni nya. mon...
