Jengukin baby di perut (21+)

39.8K 100 0
                                        

Malam itu, setelah Regal sampai dirumahnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Malam itu, setelah Regal sampai dirumahnya. Ia di sambut hangat oleh istrinya yang sudah menunggu. Abel memeluk pria itu cukup erat, seperti sudah lama tak bertemu.

"Hei, pelan-pelan aku tak akan pergi. Kasian bayi kita"  bisiknya pelan sambil mengusap punggung istrinya.

"Aku merindukan mu, mas. Besok kamu harus ada di sisiku tak boleh bekerja selama weekend! " ucapnya tegas.

Regal tersenyum, mengingat ia selalu bekerja di hari weekend. " Iya sayang, semua masalah sudah teratasi. Makasih sudah selalu menungguku dan mengerti kesibukan mas "

Regal benar-benar beruntung memiliki istri pengertian. Walaupun usia mereka terpaut jauh, tapi Abel benar-benar dewasa.

"Apa kau sudah makan? aku memasak ayam mentega kesukaan mu, mas " tanya Abel, mereka melepaskan pelukannya dan saling memandang.

"Nanti aku akan makan, tapi sekarang aku benar-benar merindukan mu. Aku ingin bersamamu sekarang" Regal kembali memeluk istrinya erat, Abel tersenyum ia juga merindukannya.

Mereka saling memandang sejenak sebelum Regal menunduk dan mencium bibir Abel lembut. Ciuman itu awalnya penuh kasih sayang, tapi semakin lama, semakin dalam. Tangan Regal bergerak memegang pipi Abel, sedangkan Abel melingkarkan tangannya di leher suaminya, menariknya lebih dekat.

"Mas, kita masuk dulu, nanti dilihat tetangga," ujar Abel dengan napas tersengal di sela ciuman mereka, pipinya memerah.

Regal tertawa kecil, lalu menarik Abel masuk ke rumah, menutup pintu dengan satu tangan sambil masih memeluk istrinya. "Maaf, aku nggak bisa menahan diri. Kamu terlalu cantik."

Abel tersenyum malu, membiarkan Regal memimpin langkah mereka menuju kamar. Setiap langkah diiringi ciuman hangat di bibir, pipi, bahkan leher Abel. Suasana kamar yang hangat dan nyaman menyambut mereka ketika akhirnya mereka masuk.

Regal memeluk Abel dari belakang, kedua tangannya melingkar di perut istrinya yang sedang mengandung. "Aku janji, aku akan lebih sering di rumah. Aku nggak mau kehilangan momen-momen penting sama kamu dan bayi kita," bisiknya di telinga Abel.

Abel menoleh sedikit, menatap mata Regal penuh cinta. "Aku percaya sama Mas. Yang penting, kamu di sini sekarang."

Mereka kembali berhadapan, Abel sedikit berjinjit untuk meraih bibir suaminya. Mereka kembali menautkan bibirnya semakin dalam. Bermain lidah disana.

Regal melepaskan ciumannya saat Abel sedikit menjauhkan tubuhnya karena kehabisan nafas. Ia beralih ke bagian leher jenjang istrinya yang putih. Kecupan lembut dan nafas yang terasa sangat menggoda membuat Abel semakin merasakan gejolak panas .

Regal terus mengecupnya dengan nafsu yang mulai membara. Mengusap lembut lehernya, sesekali meninggalkan kissmark disana.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
OM REGAL (END) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang