Salju

10.5K 36 0
                                        

Setelah tiba di desa Zermatt, dengan latar belakang Gunung Matterhorn yang menjulang megah, salju putih yang menutupi seluruh area seolah mengundang mereka untuk segera bermain

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah tiba di desa Zermatt, dengan latar belakang Gunung Matterhorn yang menjulang megah, salju putih yang menutupi seluruh area seolah mengundang mereka untuk segera bermain. Aurora, yang dibalut jaket hangat berwarna pastel, tampak sangat antusias.

Abel meletakkan Aurora di atas salju lembut, dan bayi itu langsung tertawa riang saat tangannya menyentuh salju dingin.

"Mas, lihat! Aurora ketawa terus," ucap Abel sambil menahan tawa, tangannya sibuk memakaikan sarung tangan kecil ke tangan Aurora.

Regal jongkok di samping Aurora, menggulung bola salju kecil dan menyodorkannya ke hadapan bayi itu. "Aurora, ini salju. Dingin, kan? Mau main?" katanya dengan nada lembut.

Aurora mencoba menggenggam bola salju itu, tapi bola itu hancur di tangannya, membuatnya tertawa lagi.

Abel duduk di atas selimut kecil yang mereka bawa, sambil sesekali mengambil foto momen tersebut. Regal kemudian menggendong Aurora, berjalan mendekati Abel, dan dengan iseng menaruh segenggam salju kecil di atas kepala Abel.

"Mas Regal!" Abel menjerit kecil, pura-pura kesal, tapi akhirnya tertawa. Ia meraih segenggam salju dan melemparkannya pelan ke arah Regal.

"Rasakan ini!"

Aurora ikut tertawa melihat kedua orang tuanya saling bercanda. Regal akhirnya duduk di dekat Abel dan Aurora, sambil memeluk keduanya erat.

"Kalian adalah dua hal terbaik yang pernah aku miliki," ujar Regal sambil mencium puncak kepala Abel dan Aurora bergantian.

"Mas, yuk bikin boneka salju!" usul Abel tiba-tiba, matanya berbinar penuh semangat.

"Baiklah, Sayang. Tapi Aurora juga harus ikut membantu," jawab Regal sambil menurunkan Aurora ke atas salju.

Regal mulai menggulung bola salju besar untuk badan boneka salju, sementara Abel membuat bola yang lebih kecil untuk kepala

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Regal mulai menggulung bola salju besar untuk badan boneka salju, sementara Abel membuat bola yang lebih kecil untuk kepala. Aurora, yang belum paham apa yang sedang terjadi, hanya sibuk memukul-mukul salju dengan tangannya, membuat Regal tertawa kecil.

"Sayang, Aurora lebih sibuk menghancurkan daripada membantu," kata Regal sambil menunjuk Aurora yang kini mencoba menggigit sedikit salju di tangannya.

"Aurora, jangan dimakan, Nak," ujar Abel lembut, membersihkan tangan kecil Aurora.

OM REGAL (END) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang