Ending

16.4K 120 9
                                        

Seiring berjalannya waktu, Abel berusaha untuk bangkit dan melanjutkan hidup meskipun bayang-bayang kehilangan terus menghantui setiap langkahnya.

Setiap kali ia menatap wajah Aurora yang kini berusia 6 tahun, hatinya penuh dengan perasaan campur aduk

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setiap kali ia menatap wajah Aurora yang kini berusia 6 tahun, hatinya penuh dengan perasaan campur aduk. Ada rasa bangga, ada rasa haru, namun juga ada rasa kehilangan yang tak bisa dihindari.

Meskipun Regal telah tiada, ia merasa kehadiran putrinya adalah bukti nyata dari cinta mereka yang tak akan pernah pudar. Abel menyadari bahwa ia harus menjadi yang terbaik untuk Aurora, untuk memastikan bahwa meskipun ayahnya tidak ada, putrinya tetap tumbuh dengan penuh kasih sayang dan kebahagiaan.

Aurora tumbuh menjadi gadis kecil yang cerdas dan penuh semangat. Ia mengenal dunia dengan penuh rasa ingin tahu, selalu bertanya tentang hal-hal baru, dan setiap kali ia melihat foto ayahnya, matanya berbinar.

Meskipun ia belum bisa sepenuhnya mengingat ayahnya, setiap cerita yang Abel ceritakan tentang Regal selalu membuatnya merasa lebih dekat dengan sosok ayahnya yang ia rindukan.

Abel sering menceritakan kisah-kisah indah tentang Regal—bagaimana ayahnya selalu ada untuk mereka, bagaimana Regal menjaga mereka dengan penuh kasih, dan bagaimana cinta antara mereka begitu kuat.

Setiap malam sebelum tidur, Aurora akan duduk di pangkuan Abel, mendengarkan cerita tentang ayahnya.

"Mama, aku ingin menjadi seperti papa. Aku ingin selalu baik dan membuat semua orang bahagia seperti papa," kata Aurora dengan tulus, matanya bersinar penuh harapan.

Abel tersenyum, meskipun ada rasa haru yang mengendap di hatinya.

"Kamu pasti bisa, sayang. Papa bangga sekali padamu. Kamu sudah sangat luar biasa, lebih dari yang mama harapkan. Dan papa pasti juga bangga, meskipun dia sudah tidak ada di sini," jawab Abel dengan lembut, merangkul putrinya erat-erat.

Di saat-saat seperti itu, Abel merasa seolah-olah Regal ada di sana, memberikan dukungan yang penuh kasih.

Setiap kata yang keluar dari mulut Aurora adalah cermin dari cinta yang Regal berikan pada mereka. Abel tahu bahwa meskipun ia tidak bisa menggantikan posisi Regal sebagai seorang ayah, ia berjanji akan memberikan yang terbaik untuk putrinya.

Selama tahun-tahun itu, meskipun hidup kadang terasa berat, Abel selalu berusaha untuk membuat setiap hari penuh dengan cinta dan kebahagiaan untuk Aurora.

Mereka melakukan banyak hal bersama—memasak, berbelanja, atau hanya sekadar berjalan-jalan di taman sambil berbicara tentang berbagai hal. Aurora selalu menjadi sumber kebahagiaan dalam hidup Abel, yang tanpa disadari, telah menjadi motivasi terbesarnya untuk terus hidup dan berjuang.

Namun, meskipun ia mencoba untuk tersenyum dan menjadi kuat bagi putrinya, setiap kali melihat foto Regal atau mendengar lagu favorit mereka berdua, hatinya kembali terasa perih.

Ia masih sering bermimpi tentang Regal—mimpi yang selalu membuatnya terbangun dengan air mata di pipi. Namun, ia tahu, ia harus kuat. Untuk Regal, dan untuk Aurora.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 25, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

OM REGAL (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang