Terlalu nyaman (18+)

74.9K 202 5
                                        

Pada tengah malam, Regal baru saja tiba di rumahnya. Ia mendapati kekasihnya tengah tertidur di sofa , hoodie yang ia kenakan sedikit basah begitu juga rambutnya.

Ia mendapat laporan dari bodyguard nya dirumah bahwa Abel datang dengan lari-lari di bawah gerimis, muka yang sembab , mata yang memerah serta baju yang kebasahan akibat hujan rintik.

Regal segera membawanya ke kamar, namun gadis itu sama sekali tak terusik. Mungkin Abel kelelahan akibat dari menangis yang terlalu lama.

Pria itu melempar jas nya dan hanya menyisakan kemeja putih dengan 2kancing atas terbuka. Ia mencoba membuka hoodie yang Abel kenakan karena jika terus di pakai, gadis itu bisa sakit.

Namun tiba-tiba mata Abel terbuka, Regal tersenyum padanya.

"Mas... kenapa lamaa sekali.. "

"Sorry baby, mas ada kerjaan sayang " Regal membalas pelukan eratnya.

"Ayo ganti hoodie mu, ini basah nanti kamu sakit " mereka melepaskan pelukannya.

Abel tersenyum, "Bisakah mas gantikan pakaian ku?"

"Kamu menggodaku, hmm? " tangan Abel menyentuh pipi Regal dan mengusapnya.

Ia sedikit mendongakkan kepalanya, meraih bibir tebal pria itu. Regal membalas ciumannya, lidah Abel mulai bermain.

Tangan laki-laki itu tak diam, ia segera melepas hoodie nya.

"Lihat, basahkan? " ujar Regal.

"Dibawah juga sudah basah, mas " Regal tersenyum, "Baby, kau menggodaku lagi? "

Mereka melanjutkan ciumannya, menarik sedikit bibir bawah Abel membuat gadis itu sedikit mendesah. Tangan kekar Regal menurunkan tali tanktop, menyisakan bra putih yang menutupi gunung kembarnya.

Bibir Regal beralih, ia mengecup intens leher gadis itu. Memberikan sentuhan yang membuat Abel terangsang.

Bibirnya menurun, tangannya melepaskan tautan bra. Ia mulai mengecup setiap sisi payudara nya.

"ohh.. babyy.. sepertinya milikmu tambah besar " puji Regal.

"No, ini seperti biasa sayang " ucapnya sambil mengusap belakang kepala Regal. Pria itu tersenyum lalu menghisap puting susu nya. tangan kirinya tentu tak diam, ia memijat pelan sesekali memainkan pentil yang membesar akibat rangsangannya.

"Aww.. tak perlu di gigit mas "

Regal memberikan kissmark di setiap susu nya, "Ini tanda milikku, baby" katanya ia mengecup sekali lagi.

Bibirnya lanjut berjalan menyusuri perut Abel, tangannya menurunkan celana yang Abel kenakan.

"Selalu bersih dan wangi " ucapnya, ia mencium secara inci bagian kewanitaannya dari atas. Bagian yang seharusnya tumbuh rambut, punya Abel terlihat bersih tanpa sehelai bulu disini.

Tangan Abel terus mengusap kepala pria itu, ia memandangi Regal tengah bermain di bawah. Tepat di lubang vagina, Regal menciumnya lalu menghisap lubang itu.

"Ahhhh... masss... " Desahan Abel lolos membuat Regal semakin bersemangat. Ia menjilatnya, memasukan lidahnya kedalam lubang vagina dan terus menghisap tanpa ampun.

"Ahhhh... ahhh... massshhh... " pinggul Abel tak bisa diam, rasanya ia ingin bergoyang depan belakang hingga wajah Regal tenggelam di selangkangannya.

"Ouhhhh... ahhhhh... " Regal menggigitnya pelan membuat Abel teriak keenakan.

Lalu Regal bangkit, ia melepaskan celananya. Abel langsung mendekatkan wajahnya ke batang yang sudah mengeras.

"Kau ingin? " tunjuk Regal.

Abel mengangguk, ia duduk di kasur sementara Regal berdiri. Wanita itu mulai memasukan penis nya kedalam mulut. Beruntung mulut kecilnya bisa muat untuk batang yang cukup besar. Tangan Regal ikut mendorong kepala Abel agar permainan nya semakin cepat.

"Ahhhh... terusshhh.. ahhhh.. babyyhhhh.. kauuu hebathh.. ahhhhh.. " Regal tak bisa menahan nikmatnya.

Tangan Abel meremas bokong pria itu, ia menatap Regal dari bawah menyadari pria itu sudah ke enakan. Ia terus mempercepat permainan nya hingga mulutnya terasa asin.

"Ohhh.. babyyhhhh... akan keluarr.. " Regal sudah menahan kepala Abel untuk menjauhkan wajahnya dari sana, namun Abel bersikaras ingin tetap bermain.

"Ahhhh.. ahhhhh... awashhhh.. ahhhhhhhhhh... "

semburan cairan putih memenuhi mulut Abel hingga wanita itu tersedak. Dengan cepat Regal menciumnya dan membersihkan cairan miliknya.

"Good babyyhhhh.. " dengan nafas tersengal-sengal.

"Kau masih kuat? aku belum puas sayang" mendengar itu Regal segera mendorong Abel ke kasur. Burungnya mencari sangkar sendiri disana.

"Kau siap? " Abel tersenyum.

"Ahhhhhh... babyhhhh... " terasa sesuatu yang besar masuk kedalam vagina. Perut terasa penuh, gejolak panas mulai menjalar. Regal menggoyangkan pinggulnya pelan.

"Ahhhhh.. apa ini nikmattthhh"

"Tentuhhh.. ahhhh... acak-acakk rahimkuuuhhh massss... ahhhhh" Regal tersenyum mendengarnya, ia akan bermain sepuasnya.

Pria itu terus menggoyangkan pinggulnya, membuat Abel merasa bergetar. tangan pria itu meremas kedua payudaranya, menyalurkan kenikmatan pada wanita itu.

"Akuu ingin keluarrhhh.. ahhhh"

"Ayo babyhhhh.. ahhh... ahhhh.. ahhh terusshhhh... "

"AHHHH...... " Regal jatuh di pelukan Abel. Nafas mereka tersengal-sengal, keringatnya tercampur satu sama lain.

"Thank you babyhh... "

---------------

Pagi ini mereka berendam bersama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Pagi ini mereka berendam bersama. Abel benar-benar seperti bayi yang sedang di mandikan. Regal juga sudah bercerita tentang perjalanan dinasnya keluar negeri selama 3 hari . Mereka seperti memuaskan waktu yang ada.

Setelah bermain di kamar mandi, mereka memakai pakaian masing-masing dan pergi ke ruang tengah untuk sarapan.

"Tidak perlu takut, aku akan mencoba bicara dengan daddy mu" ucap Regal di sela-sela sarapannya .

"Hei kenapa tak makan? " Regal menyuruh bodyguard nya membeli bubur ayam untuk sarapan. Mungkin ia pikir karena simple dan seperti biasa Abel sedang berdiet jadi ia tak makan terlalu berat untuk sarapannya.

"Aku tak kuat mencium bau ayam, mas. Ini amis banget " Abel langsung menyingkirkan mangkok itu, rasanya mencium bubur ayam itu ia ingin muntah. Baunya sangat tidak enak dan buat ia enek.

"Oh astaga, seperti nya kamu kecapean apalagi semalam hujan-hujanan"

"Mungkin, aku ga mau sarapan mas " katanya.

"Ya sudah, nanti aku belikan yang lain yah" Abel mengangguk.

Regal akan pergi hari ini, ia juga tak sempat mengantar kekasihnya ke rumah.

"Nanti kamu akan pulang bersama bodyguard, jaga kesehatan mu baby segera periksa jika tak enak badan" Abel tersenyum, ia memeluk pria itu sebelum Regal pergi.

"Kamu juga mas, jaga kesehatan" ia mengecup bibirnya sekilas lalu menatap Regal pergi dari situ.

********

VOTE DAN KOMEN BABYHH😘

OM REGAL (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang