29

304 51 16
                                        

Annyeong Haseyo .

selamat hari kamis dan selamat membaca . .  ^ ^

kira-kira masih ada yang nunggu kelanjutan cerita ini atau ngak ya ..?

.

.

Wooseok sedikit terkejut kala tiba-tiba Raja datang ke ruangannya dan melempar sebuah majalah ke atas meja . Raja tampak begitu marah , Wooseok-pun mengambil majalah itu dan seketika melihat gambar dirinya dan Hyeoni keluar dari sebuah kedai mie sederhana . foto itu pasti diambil semalam tanpa sepengetahuan dirinya . yang mengejutkan sebenarnya bukan foto itu melainkan judul artikel dibawahnya yang bertuliskan skandal cinta Putra Mahkota dengan sang Putri palsu

Wooseok bagai tersengat listrik saat membacanya . dibukanya lebih lanjut halaman demi halaman majalah itu dan semakin terkejutnya dia dengan semua yang tertulis disana .

'' sekarang apa yang akan kau lakukan ? '' tanya Raja masih dengan raut muka marahnya . harinya hari benar-benar buruk . untuk pertama kalinya istana terkena skandal memalukan seperti ini , sungguh mengecewakan apalagi pelakunya adalah putra kebanggaannya sendiri . sungguh tak tergambar rasa kecewa dalam hatinya kini .

'' siapa yang mengeluarkan berita ini ? ''

'' tidak penting siapa itu . sekarang semua mata tertuju padamu dan istana , rakyat akan semakin tidak mempercayai kredibilitas keluarga kerajaan . akan susah untuk membangunnya kembali terlebih di situasi sulit seperti sekarang  . tidak ada pilihan , kau harus segera membatalkan pernikahan itu dan mau tak mau istana harus memberi penjelasan tentang kejadian penculikan Hyeon dulu . ''

'' aku tidak bisa melakukannya '' jawab Wosoeok tegas dan tanpa ragu

Raja menatapnya tak percaya .

'' kau masih saja keras kepala ? ''

'' aku hanya melakukan apa yang sudah seharusnya kulakukan . aku akan bertanggung jawab atas semua masalah ini , ayah tidak perlu mencemaskannya . ''

'' kau akan bertanggung jawab ? baiklah , terserah padamu . tapi ingat akibat dari perbuatanmu ini ,bahkan aku sebagai Raja tidak akan bisa menolongmu . '' usai berkata demikian Raja bergegas keluar dari ruangan itu .

Diluar Raja berpapasan dengan Kibum tapi seolah Raja tak melihatnya karena begitu marahnya pada Wooseok . Kibum yang baru pertama melihat ayahnya semarah itu pada sang kakak jadi bertanya-tanya maka dengan langkah cepat dia menemui Wooseok diruangannya .

Pria itu masih duduk di kursinya dengan tatapan mata menerawang jauh , sebuah majalah ada ditangannya .

'' apa yang terjadi ? kenapa ayah terlihat marah sekali ? '' tanya Kibum begitu masuk

Wooseok tak langsung menjawab . Kibum mencoba lebih dekat dan mengambil majalah yang sudah diletakkan Wooseok di meja itu . membaca artikel yang tertulis disana dan reaksinya sama seperti Wooseok saat pertama membacanya tadi .

'' bagaimana .. '' Kibum bahkan tak sanggup meneruskan perkataannya .

Wooseok menunduk sebentar dan menghela nafas lelah campur putus asa , sebelum membalas tatapan adiknya itu , '' entahlah . aku juga tidak tahu . ''

Kibum terdiam . melihat aura suram di wajah sang kakak , dia bisa mengerti sekacau apa kini yang dirasakan pria itu . semua masalah yang datang bertubi menerpa pastilah membuat Wooseok lelah juga . seandainya saja dia bisa meringankan sedikit beban dipundak kakaknya itu .

'' apa mungkin Hyeon yang melakukannya ? mungkin dia belum terima dengan kebersamaanmu dengan Hyeonie tapi jika memang dia pelakunya kenapa tidak langsung menceritakan semuanya , kenapa dia seolah membuatnya seperti teka teki ? '' tanya Kibum lagi

cinderella adventureTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang