~Suci Rahmadani~
15 tahun bukan waktu yang mudah untuk seorang gadis bernama SUCI RAHMADANI bertahan hidup dengan siksaan dan Caci makian dari keluarganya
"Mah cici juga kepengin disayang "
~Suci Rahmadani~
"Mah cici kapan...
"Jadilah jahat ketika kebaikanmu tak pernah dihargai"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Oiya, kalung gue mana sini,"ucap Suci kepada pria itu.
"Gue bak-," belum Alvarenza melanjutkan perkataanya sudah dipotong oleh sesorang.
Brak
"Soryy banget ya Ci, gue tinggal kelamaan," ucap Angel ketika sudah memasuki ruangan Suci
"Iya ngga papa Ngel," ucap Suci, sembari melihat kearah Alvarenza. Seperti nya pria itu kesal karena perkataannya terpotong oleh Angel, terlihat dari raut wajah pria itu yang tidak mengenakan untuk dipandang.
"Ck, ganggu," ucap pria itu kepada Angel, yang untungnya tidak didengar oleh gadis itu. namun terdengar jelas oleh Suci.
Sedangkan Suci yang mendengar itu hanya bisa tersenyum kikuk.
"Oiya yang lain mana Ngel?,"tanya Suci heran, saat tak melihat teman yang lain nya.
"Ohh itu, masih dijalan kayanya. Soalnya tadi gue duluan kesini," jawab Angel
Sedangkan Alvarenza, pria itu sudah duduk kembali diatas sofa, sembari sibuk memainkan ponselnya.
"Ohh," ucap Suci, tak terlalu lama. Akhirnya mereka pun kembali kedalam ruangan Suci.
"ini nih si Angel ngga setia kawan, gue sama kak Raiska ditinggalin," grutu Nazwa ketika sudah masuk kedalam ruangan Suci.