JANGAN LUPA VOTE DAN KOMENNYA! YANG GAK KOMEN MANTANNYA ZAYYAN!
Fallera:"woy lah! Capslock nya matiin bego! Burem gue ngeliat nya!"
Author:"sensi amat lo, lagian ini cerita cerita gue, SSG! Suka Suka Gue!"
Happy Reading ❤
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Minggu ujian sudah tiba, inilah masa dimana semua murid yang ingin lulus harus lebih serius dan tekun dalam persiapannya menjawab soal ujian.Beda halnya dengan kelas tiga yang sekarang masa santai mereka karena mereka telah melakukan ujian jauh jauh hari dari adik kelas mereka.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Pekan ujian berakhir, terganti oleh acara akhir tahun beserta kelulusan dan pelepasan kelas tiga menuju pintu keluar SMA.Selama seminggu penuh, para murid SMA Nuansa Indah disibukkan oleh beberapa rangkaian acara.
"Lerga! Woy!" Rezvan mengejar sahabat nya yang kabur dari acara
"Lo jangan ngikutin anjing! Ntar keamanan OSIS tau!" timpal Lerga sambil melaju kan langkahnya
"Heh! Lo gak inget apa!? Sebelumnya juga lo suka ngikutin gue mabal ya!"
Rezvan akhirnya berhasil men-sejajarkan langkahnya dengan Lerga
"Lo harus berbalas budi, kalau gue enggak ada dari dulu lo pasti gak bisa mabal dengan aman"
Lerga menatap Rezvan dengan sangar dan sangat sangat kesal. Lerga menghentikan langkahnya dan menghadapkan diri ke hadapan sahabatnya itu
"Sorry? Lo bilang 'mabal dengan aman'?"
Dengan percaya diri Rezvan mengangguk sembari melipat lengannya di dada
"Sshh..." Lerga mendesis dan memijat pangkal hidungnya
"Lo tau gak? Disetiap gue mengikuti langkah lo, gue pasti sial dan apes!" ketua Lerga sambil mengacungkan dua jari tengahnya ke wajah Rezvan
"Sans dong, nyolot banget ja-"
*Drrrtt.... Drrrtt..
Lerga mengeluarkan ponselnya dan menjawab panggilan. Rezvan hanya menatap sahabatnya yang sedang menelpon dan menunggu dengan sabar.
"............................. "
"Huh, masih inget rumah ternyata" sinis Lerga pada seseorang di telpon
"...................!!"
Lerga menutup telpon sepihak karena terlanjur malas dan kesal dengan ucapan lawan bicaranya
"Le.. Kenapa?" tanya Rezvan menyadari perubahan sikap sahabatnya itu
"Gue harus pulang."
Tanpa menunggu jawaban Rezvan, Lerga segera pergi sembari memakai jaket dan menyambar kunci motor di tasnya
"Woy! Lerga! Akh.. Si anj*ng, ditinggalin lagi... Nasib" Rezvan memutar tubuhnya kembali ke tempat acara pentas berada
🍀⭐🍀⭐🍀
"Fal, lo mau basreng gak? Enak loh.." Tania menyuap kan beberapa potongan basreng goreng dari plastik dan melahap nya
"Gak, gue lagi gak mau jajan"
Tania mengedikkan bahu dan terus memakan jajanannya.
"Gue gak mau pulang... Gue takut...." Fallera menahan tangis di matanya, hatinya terluka karena beberapa kejadian akhir akhir ini

KAMU SEDANG MEMBACA
Meaningless Relationship
Novela JuvenilDatang hanya untuk menjadi pelengkap dari kepingan puzzle yang hilang. Salam kenal dan selamat tinggal. Siklus kehidupan yang takkan pernah berubah dan terus berputar bak roda. Aku, kamu, kalian, kita. Musim indah yang tak kan pernah ingin terganti...