Jung Hoseok, Solois Korea yang tengah naik daun. Karya karya nya yang unik dan memiliki makna yang dalam membuat banyak penikmat musik mendengarkan dan perlahan mengikuti kegiatan kegiatan yang dilakukan Hoseok.
Min Yoongi, Seorang CEO muda yang gila kerja, perusahaan miliknya termasuk perusahaan besar yang menaungi banyak aktor dan aktris chungmuro.
"Jadi... setelah ini aku sudah boleh pulang kan hyung?" Ucap Hoseok sambil melepaskan aksesorisnya. Ia baru saja menyelesaikan promosi untuk album terbarunya.
"Iya... setelah ini pulanglah, Langsung istirahat oke? Karena Minggu depan kau sudah harus mempersiapkan diri untuk Konser tour"
"Ndee..." Setelah selesai, Hoseok segera mengambil tas miliknya dan berjalan menuju mobil dimana sang manager sudah menunggu.
"Ayo hyung... aku sudah mengantuk" Hoseok menyandarkan kepalanya dan memejamkan mata.
"Ya... tidurlah dulu, aku akan bawa mobil pelan pelan. Jalja Jung Hoseok"
"Sajangnim? Sajangnim?" Karyawan yang sedang menunggu berkas yang Yoongi tanda tangani memanggilnya karena sudah 15 menit tapi Yoongi belum juga melakukan tanda tangan tapi matanya fokus ke laptop miliknya.
"Ah oh, maaf. Ini, kau boleh pergi" Yoongi segera menandatangani dan memberikannya pada karyawannya. Karyawan tadi pun pamit, setelah pintu ditutup, Yoongi kembali fokus ke laptopnya yang menunjukkan proses tiketing.
"Hufft ini negara terakhir yang melakukan tiketing, aku harus mendapatkannya juga agar bisa mengikuti semua tour Hoseok" Dengan wajar tegang, Yoongi menunggu gilirannya untuk membeli tiket.
Satu Minggu kemudian.
Hoseok terlihat sibuk melakukan latihan untuk Konser pembukanya di Soul. Persiapan yang Hoseok lakukan terlihat sekali begitu tertata.
"Jung Hoseok...!!! Kau keren.... Ayo istirahat dulu!!!"
"Ndee Jin hyung!!" Hoseok segera berlari menghampiri managernya dan memeluknya dengan erat.
"Kenapa kenapa kenapa? kenapa memelukku?"
"Hanya ingin..." Hoseok makin mengeratkan pelukannya.
"Hahaha apakah tupai ini sedang lelah?" Hoseok mengangguk.
"Aku sudah membelikan Chiken, ayo kita makan dulu, kau belum sarapan dan sekarang sudah hampir jam 3 sore, Aku tidak mau idolku sakit dan kurus" Seokjin segera nenyeret Hoseok dan mengajaknya makan.
"Jin hyung..." Hoseok agak berteriak sambil meraih lengan kanan managernya itu yang tentunya disambut dengan senyuman.
"Ada apa Hoseok?" Hoseok tersenyum memperlihatkan deretan gigi putihnya.
"Nanti setelah selesai konser, aku boleh tidak minum minum? ya ya? boleh ya?" Hoseok memohon dengan wajah Aegyo andalannya. Dan itu selalu berhasil meluluhkan Seokjin.
"Haahhh baiklah, tapi ingat jangan berlebihan oke?" Hoseok mengacungkan jempol dan melompat bahagia sambil mengucapkan terimakasih pada Seokjin.
Seokjin hanya bisa tersenyum melihat tingkah artisnya itu, dia merasa heran sekaligus bangga sebagai manager yang sudah menemani anak tupai itu dari awal debut.
"Kau itu... sejak debut sampai sudah sebesar sekarang, kau tidak pernah berubah Hoseok. Pantas saja semakin hari semakin banyak penggemar mu yang bertambah. Aku harap kau akan selalu seperti ini sampai 10, 20, bahkan 30 tahun kedepan. Tapi aku juga berharap kau segera menemukan seseorang yang kau cintai. Tidak mungkin kau akan terus sendiri kan? kau sudah hampir 35 tahun akhir bulan depan"
Di ruang istirahat.
Saat ini Hoseok tengah memakan Chiken miliknya sambil membuka X untuk melihat lihat foto dan video dari penggemarnya yang sudah begitu antusias menunggu konsernya dimulai. Saking asyiknya scroll sampai Hoseok menemukan sebuah berita yang cukup membuat Hoseok kaget.
