Melihat berita berita belakang ini, membuat Namjoon begitu kesal. Terlihat sekali banyak kesalahpahaman yang terjadi pada para fans dalam menanggapi apa yang sudah Hoseok katakan di beberapa live nya, beberapa interview nya. Rasanya Namjoon ingin sekali memarahi Hoseok, namun saat ini posisi mereka sedang tidak bersama. Hoseok masih sibuka menyelesaikan beberapa pekerjaan solo nya sebelum akhirnya bergabung dengan yang lain untuk mulai mengerjakan proyek grup.
"Ya... Namjoon, mau sampai kapan kau menatap ponselmu? Tidak biasanya kau seperti ini? Apa karena Hoseok? Hei jangan seperti itu, aku yakin Hoseok tidak bermaksud seperti itu padamu"
"Aku tau, tapi tetap saja, itu membuat banyak kesalahpahaman terjadi, Membuatku kesal" Akhirnya Namjoon mematikan handphone nya dan membantingnya di sofa.
Beberapa waktu berlalu, Jadwal solo Hoseok akhirnya selesai. Saat ini Hoseok ada di salah satu mansion miliknya untuk beristirahat. Baru saja bertemu kasur namun seketika itu juga Hoseok tertidur, ia lupa mengabari kekasihnya untuk kesekian kalinya.
Pagi harinya, atau lebih tepatnya Sore hari?. Hoseok baru saja bangun lalu mengecek handphone nya. Begitu melihat layar handphone, Hoseok sangat terkejut karena ada ratusan pesan dan panggilan tidak terjawab dari kekasihnya. Tentu saja Hoseok panik dan segera menelepon balik.
Tidak lama telepon tersambung.
"Ah.. Sa... sayang... maaf, maafkan aku aku benar benar lupa mengabarimu kemarin. Aku sangat lelah bahkan aku tidak sempat mandi kemarin karena langsung tidur. Aku baru saja bangun dan melihat handphone ada begitu banyak pesan dan panggilan darimu. Sekali lagi maafkan aku yah..."
Di sebrang begitu hening membuat Hoseok makin takut kalau kekasihnya itu benar benar marah.
"Hoseok... kau membuatku khawatir. Kau tau betapa paniknya aku karena kau sama sekali tidak membalas pesanku ataupun mengangkat telponku? Kau hampir membutku gila Seok...."
"Maaf....."
"Untuk kali ini ku maafkan, kau baru bangun? bukankah seharusnya besok kau berangkat kesini? sudah menyiapkan apa saja yang akan kau bawa?"
"Belum, aku bahkan belum beranjak dari tempat tidur" Cicit Hoseok yang merasa takut akan dimarahi lagi.
Helaan nafas terdengar jelas dari sebrang.
"Kalau begitu segera pesan makanan lalu mandi, setelah makan rapihkan kopermu agar tidak gugup besok mengerti?"
"Emm aku kan memang selalu seperti itu jika akan pergi tidak sepertimu"
"Ya.. ya... aku tau, aku hanya mengingatkan mengerti?" Hoseok mengangguk.
"Ya sudah, aku mau mandi dulu. Aku tutup teleponnya yah... Bye bye"
"Emm" Telepon terputus. Langsung saja Hoseok kembali menghempaskan tubuhnya ke kasur. Helaan nafas panjang keluar dari bibir tipis itu sebelum akhirnya bangkit dan berjalan ke arah kamar mandi.
Sedang disisi lain, lebih tepatnya di tempat parah maknae sudah berkumpul. Terlihat Namjoon yang sibuk dengan laptopnya.
"Namjoon hyung... kemana Jin hyung? bukankah tadi pagi sudah disini?"
"Jin hyung pergi lagi, dia hanya mampir sebentar tadi pagi"
"Haaaahhhhh Jin hyung"
Setelah kepergian Jungkook, Namjoon menutup laptopnya dan mengambil handphone miliknya. Namjoon yang lupa untuk me nonaktifkan mode senyapnya agak kaget saat melihat notifikasi pesan yang masuk 45 menit yang lalu. Segera Namjoon membukanya dan membalas semua bubble chat yang masuk.
