Masa lalu II (Namseok).

614 22 1
                                        

MAAF KARENA UPDATE LAMA BGT HUHU, SEMOGA MASIH ADA YANG MAU BACA YH.

HAPPY READING LOVE

Oh iya aku ngetiknya ampe 2800 kata loh.

"Dari kisah Sajangnim dan sikap sajangnim kepadaku, apa jangan jangan wajah sang tunangan mirip denganku?? jika benar kenapa aku jadi merasa bersalah, aku bukan tunangan Sajangnim tapi dia begitu terharu saat melihatku. Mana sekarang Sajangnim sakit, kenapa hatiku juga jadi ikut sakit. Karena kejadian mendadak itu terasa begitu rumit untukku".

"Hay sayang, kenapa melamun?".

"Ah Jungkook ssi". Hoseok sedikit terlonjak kaget karena sapaan tiba tiba Jungkook.

"Kenapa melamun??"

"Tidak apa apa, dan tolong jangan terus memanggil saya dengan panggilan 'sayang' saya takut ada yang salah paham".

"Hahaha karena kau itu begitu imut dan lucu, jadinya membuatku ingin terus memanggil dengan panggilan sayang".

Keduanya mengobrol beberapa hal tidak penting sebelum akhirnya Hoseok harus kembali bekerja karena jam pulang sudah dekat.

Seminggu, dua Minggu, tiga Minggu. Namjoon belum juga terlihat kembali masuk bekerja, Entah kenapa perasaan Hoseok begitu gusar.  Dan Hoseok juga merasa kenapa dirinya terus memikirkan tentang sang CEO, ada apa dengan dirinya Hoseok tidak mengerti. Sampai akhirnya di Minggu ke empat sang CEO terlihat di gedung perusahaan, hati Hoseok begitu lega dan tenang. Tapi kelegaan Hoseok hanya sampai siang, karena tiba tiba Namjoon datang pada Hoseok. Menarik Hoseok dengan paksa ke ruang pribadi Namjoon, jadi selain ruang kerja khusus, Namjoon juga punya ruang pribadi yang bisa Namjoon gunakan untuk istirahat dan biasanya Namjoon gunakan ruangan itu untuk tidur.

Hoseok di bawa ke ruangan pribadi Namjoon, tanpa aba aba setelah Namjoon menutup pintu. Namjoon menyambar bibir Hoseok, berusaha mengajak Hoseok untuk berciuman. Tentu saja Hoseok kaget, karena kekagetannya reflek Hoseok mendorong Namjoon begitu kuat sampai Namjoon membentur tembok cukup keras. Hoseok panik karena Namjoon merintih kesakitan, Hoseok memapah Namjoon menuju kasur yang tersedia di ruangan tersebut. Hoseok menidurkan Namjoon dan hendak pergi namun ditahan oleh Namjoon.

"Jangan pergi, jebal. Jangan tinggalkan aku lagi Hobi... aku tidak bisa hidup tanpamu hiks".

Hoseok tertegun, seorang yang terkenal begitu dingin ini sampai memohon dengan isak tangis?? memang benar Hoseok sudah melihat Namjoon menangis di pelukannya, Hoseok kira hanya akan terjadi sekali itu saja. Tapi sekarang?? lagi lagi Namjoon menangis bahkan memohon.

"Sajangnim, saya tidak akan pergi dari sini. Jadi Sa.."

"Kalau begitu duduk saja, tetap disampingku, jebal. Jebal Hobi". Ucapan memohon Namjoon benar benar terdengar pilu, Hoseok mengalah dan duduk di samping kasur. Menemani Namjoon sampai akhirnya Namjoon tertidur dan tanpa sadar Hoseokpun ikut tertidur.

"Dimana Namjoon.. di ruang kerja tidak ada, ah apa kau melihat Sajangnim?" tanya Yoongi pada salah satu karyawan yg lewat.

"Aku tadi sepertinya melihat Sajangnim masuk ruang pribadinya, mungkin sedang istirahat".

"Terima kasih".

Yoongi bergegas melangkah menuju ruang pribadi Namjoon dan langsung membukanya.

"Kim Namjoon, sudah waktunya minum obatmu. Ku kira kau kemana, kau membuatku khawatir".  Yoongo baru sadar perkataan tidak akan di dengar karena melihat Namjoon yang sedang tidur, Yoongi melangkah masuk dan melihat ada orang lain selain Namjoon.

"Ternyata Hoseok, haahh maafkan Namjoon Seok. Sepertinya Namjoon kembali membuat ulah padamu" Tidak berniat menganggu tidur keduanya, Yoongi memilih pergi dari ruang pribadi Namjoon.

All HOSEOK Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang