Seperti biasa, setiap pagi pasti jeno bangun lebih dulu di bandingkan istri dan anaknya. Sudah lama, sejak 6 bulan terakhir, ia dan jaemin tidak lagi tidur bersama jisung. Mereka memilih untuk mengajarkan jisung mandiri dan berani sejak dini, contohnya dengan menerapkan agar jisung tidur di kamar sendiri, bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan, seperti membereskan mainan setelah ia pakai. Semua ini tentu adalah idenya jeno, dia tidak ingin anaknya menjadi anak manja. Bahkan, untuk mendapatkan apa yang jisung mau, dia harus melakukukan sesuatu dulu agar bisa mendapatkannya dan harus bersabar menunggu sampai jeno punya uang. Meskipun dia adalah cucu satu-satunya yuta, itu membuat jeno tidak ingin membuat rumah tangganya bergantung dengan sang mertua. Semenjak kejadian yuta beberapa tahun lalu, dia dan jaemin memutuskan untuk hidup mandiri. Mereka hidup di rumah yang sederhana dan tidak semewah milik yuta. Begitupun dengan jeno, dia saat ini bekerja masih berstatus karyawan yuta. Dia tidak ingin menerima jabatan yang yuta tawarkan, baginya itu terlalu berlebihan untuk dia yang belum berpengalaman. Dia tidak ingin di buat pusing, seperti saat menghandle butik winwin saat itu. Dia ingin semua yang ia dapat itu, melalui usaha dan kerja kerasnya. Karena itulah, jisung di didik mandiri oleh jeno, dia ingin anaknya bisa hidup di segala kondisi.
Saat membuka mata, jeno tersenyum menatap jaemin yang tidur nyenyak sambil mendekap tubuhnya. Jaemin tetaplah jaemin, anak majikannya yang manja. Inilah alasan kenapa jaemin kemarin tetap membawa jisung tidur bersama, meskipun sang anak menangis sambil memberontak. Jaemin tidak bisa tidur nyenyak, kalau belum memeluk tubuh jeno. Lihatlah saat ini, posisi jisung ada di ujung ranjang dan jaemin-lah yang ada di tengah.
Jeno bangkit dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan wajah. Setelahnya ia berjalan ke dapur untuk memasak sarapan. Memang, semenjak menikah jenolah yang membuat sarapan dan sisanya barulah jaemin yang mengerjakan.
Saat tengah fokus menyiapkan sarapan, jeno di kagetkan dengan kedatangan seseorang, siapa lagi kalau bukan jaemin. Istri manja-nya itu datang dan langsung memeluk tubuhnya sambil mengecup bisep jeno.
" kok ga bangunin nana sih, mas?" Protes jaemin yang masih setengah sadar dan suara serak khas bangun tidur.
" kan emang bikin sarapan tugasnya, mas." Balas jeno.
" ya sesekali, kasih kesempatan nana juga mas. Masa mas mulu, ini kan tugasnya nana." Protes jaemin kembali.
" dalam rumah tangga. Ga ada yang namanya tugas istri atau suami. Selagi masih bisa saling membantu, itu lebih baik. Yang ada itu cuma tugas suami cari nafkah, itu baru wajib hukumnya. Kamu paham?" Ucap jeno tegas
Jaemin hanya mengangguk menanggapinya dan pergerakan jaemin sangat jelas dirasa oleh jeno.
" jangan ngomong kaya gitu lagi. Kamu cukup urus jisung, masak makan siang buat kalian dan masak makan malam untuk kita. Itu saja, menurut mas udah pekerjaan yang berat buat kamu. Lihat aja, badan kamu makin kurus. Kamu sih, selalu nolak kalau kita pakai art." Ucap jeno sambil berbalik badan, kemudian ia tangkup wajah istrinya.
" kebiasaan banget. Bangun tidur bukannya cuci muka malah langsung turun. Lihat ini, rambutnya masih berantakan." Ucap jeno sambil merapikan rambut istrinya. Jaemin tersenyum malu menanggapi ucapan suaminya.
" sayang uangnya mas, lagian kan Nana sekalian belajar jadi istri yang baik. Toh, mas tetap bayar orang untuk bersih-bersih rumah kan. Oya, mas". Cicit jaemin
" kenapa,hmm?" Tanya jeno.
" tadi ibu chat nana. Ibu mau ajak nana keluar bentar, mau temani ibu belanja. Kita berangkatnya, boleh agak siang an ga mas?"
" ya gapapa, berangkat sore juga gapapa. Lagian ayah ngasih liburnya seminggu. Jadi masih banyak waktu buat kita liburan disana. Kamu temani ibu aja dulu, biar jisung tinggal sama mas aja di rumah. Lumayan, kamu bisa nikmati waktu kamu. Sekalian, belanja kebutuhan kita yang di rasa perlu aja. Jangan banyak-banyak, soalnya kita mau pergi."
KAMU SEDANG MEMBACA
Protect
Romanceperjuangan lee Jeno dalam menjaga amanah dari orang yang berjasa dalam hidupnya. 🚫 misgendering 🚫 Mprag
