*beberapa bulan kemudian
asap rokok mengepul di salah satu ruangan terbuka yang ada di rumah mewah bernuansa klasik. disana terdapat tiga pria yang sedang asik bercengkrama sambil menghisap nikotin dan menyeruput kopi panas.
setelah selesai berolahraga pagi, ketiga pria tersebut malah asik bercengkrama tanpa memikirkan orang-orang yang ada di dalam rumah. ketiga pria tersebut adalah yuta,jeno dan mingyu. semenjak jeno menikah dengan jaemin, yuta juga ikut dekat dengan mingyu. karena, sang menantu memang sangat akrab dengan security dirumahnya itu. memang moment seperti ini tidak ditemukan yuta selama menikah dengan winwin. dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak istrinya saja dan tidak pernah bergaul dengan pekerja di rumah ini. saat ini mereka tengah berada di pos security.
" jen, lu semenjak nikah sama nana kelihatan lebih glowing ya?" ucap mingyu. sementara jeno yang dipuji hanya bisa tersenyum.
" gimana tidak glowing. itu pasti kelakuan nana, kamu lihat saja wajah nana, nyamuk aja bisa terpeleset di kulitnya. udah pasti jeno juga dia bikin seperti itu." balas yuta
" memang beda jauh banget pak, si jeno. dulu wajah berminyak dan komedo an. rambut juga lepek dan parfumnya nyengat banget, biar kalau keringatan ga bau. sekarang udah jauh banget bedanya, pastinya udah perawatan dan pake parfum mahal." Ledek mingyu.
Jeno yang sudah biasa menghadapi kelakuan mingyu hanya diam dan tak membalas apa-apa.
" Dilihat-lihat wajah bapak dan Jeno kaya orang kelelahan banget ya. Meskipun cakep, tapi wajahnya ga bisa bohong. Apa orang kaya emang gitu ya. Perasaan dulu si Jeno ga gini." Tanya mingyu
" Itu karena semakin banyak uang mu, maka tanggung jawab mu juga semakin banyak. Contohnya, kamu tanggung jawabnya hanya keluarga mu dan keluarga saya. Beda lagi kalau saya, tanggung jawab saya tidak hanya keluarga saya, ada banyak karyawan saya dan keluarganya. Salah satunya kamu. Jadi, saya harus putar otak gimana perusahaan saya bisa tetap maju dan karyawan saya sejahtera." Balas yuta sambil menyesap nikotin nya.
" Saya pikir, itu efek kalian punya anak bocah. Apalagi bapak, pasti capek banget itu, ngurus bocah di usia hampir setengah abad." Ucap mingyu sambil bercanda
" Udah bener ini pilihan saya tetap kerja seperti ini. Ga bakal kuat kalau saya kerja kantoran kaya kalian." Lanjutnya
" Emang lu aja bang, yang aslinya pemalas." Ledek Jeno.
Mingyu tentu saja tidak tersinggung dengan ucapan Jeno, karena apa yang Jeno ucapkan memang benar. Dia memang orang yang ga suka banyak berpikir dan lebih suka sesuatu yang tidak ribet.
Sementara di dalam rumah, jaemin tampak kesal sambil menuruni anak tangga bersama jisung. Bagaimana tidak, moodnya sedang tidak bagus, kepalanya pusing dan perutnya tidak enak. Dia harus mendengar tangisan jisung yang membuat moodnya semakin buruk.
Dengan nafas terengah-engah, dia menuntun jisung menuruni anak tangga sambil mengomel.
Wina yang mendengar itu langsung menoleh.
" Kenapa, sayang?" Tanya Wina.
" Ini loh Bu, mas Jen kemana sih. Lama banget olahraga bareng ayah. Jisung dari tadi nangis cariin dia." Balas jaemin sambil mengambil posisi duduk di sebelah ibunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Protect
Romanceperjuangan lee Jeno dalam menjaga amanah dari orang yang berjasa dalam hidupnya. 🚫 misgendering 🚫 Mprag
