Seketika perasaan Baekhyun campur aduk dibuatnya. Pengakuan cinta dari Chanyeol membuat Baekhyun benar-benar membuatnya tertegun. Seketika Baekhyun merasa kehilangan keseimbangan dan kepalanya terasa sangat pusing.
"Maafkan aku" Baekhyun memilih menghindar dari semua pengakuan yang Chanyeol utarakan. Karena memang saat ini kondisinya terlalu kacau. Bahkan sulit untuk Baekhyun pahami.
Chanyeol tau mungkin tidak semudah itu bagi Baekhyun untuk menerima pengakuannya. Chanyeol memilih mundur dan memberikan ruang untuk Baekhyun.
"Tolong jangan terbebani atas pengakuanku" Langkah Baekhyun terhenti. Dadanya berdegup lebih kencang ketika Chanyeol kembali berbicara. Chanyeol berbalik dan menatap Baekhyun yang memungunginya. "Perasaanku padamu biarkan menjadi tanggung jawabku"
Baekhyun tidak menjawab apapun karena sejatinya ia memiliki perasaan yang sama dengan Chanyeol. Selain itu mereka juga sama-sama jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun mereka memiliki waktu yang rumit sehingga terjebak didalam kesulitan.
Melihat Baekhyun yang pergi begitu saja bohong apabila Chanyeol tidak patah hati. Namun ia menyadari kesalahannya. Tidak seharusnya waktu itu ia melawan takdir atas perasaannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
Baekhyun membasuh wajahnya di wastafel khusus staff housekeeping. Baekhyun merasa sangat lelah mungkin karena ia kurang istirahat semalam. Tidak bisa dipungkiri kalau pengakuan Chanyeol atas perasaannya selalu terngiang-ngiang di benak Baekhyun.
"Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan"
Baekhyun dilema atas perasaannya ia tidak ingin menjadi jahat dengan merebut kebahagiaan wanita lain. Namun disisi lain ia juga tidak ingin kehilangan Chanyeol. Semakin ia menjauh perasaannya pada Chanyeol semakin tidak bisa dikendalikannya.
Baekhyun pun keluar dari toilet dan berencana melanjutkan pekerjaannya. Meskipun ia merasa kurang enak badan ia harus tetap menyelesaikan pekerjaannya.
"Baekhyun ada yang mencari mu"
"Siapa Mina?"
"Salah satu tamu VIP" Mina menatap kearah Baekhyun yang terlihat pucat. "Kau baik-baik saja?"
"Ah iya hanya kurang enak badan"
"Baiklah segera temui tamu VIP itu sebelum senior lain bergosip tentang mu"
"Terimakasih Mina"
Baekhyun pun berjalan kearah pintu keluar ruangan staf. Tamu VIP itu adalah Suho yang mencari keberadaan Baekhyun.
"Baekhyun"
"Suho sunbae?"
"Bisa bicara sebentar?" Baekhyun mengangguk kemudian mengikuti Suho yang berjalan kearah taman.
"Sunbae kalau boleh aku tau ada apa?" Baekhyun bertanya ketika mereka sampai ditaman.
"Baekhyun aku minta maaf tadi ucapanku menyinggung mu sungguh aku benar-benar tidak bermaksud seperti itu"
"Tidak apa-apa sunbae lupakan saja"
"Terimakasih Baekhyun"
"Sama-sama Sunbae"
"Baekhyun boleh aku bertanya hal yang privasi padamu?"
"Apa itu sunbae?"
"Tentang Chanyeol kau tau sendiri bukan kalau Chanyeol dan Wendy telah bertunangan" Seketika Baekhyun merasa bersalah mendengar itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
FRAGILE HEART
Fanfiction"Lawan dari cinta bukanlah benci melainkan ketidak pedulian" Bagaimana rasanya membenci seseorang yang dicintai? Itulah cara Chanyeol agar bisa menghilangkan rasa cintanya pada Baekhyun. Namun Chanyeol keliru akan itu semakin ia membenci maka cinta...
