Chapter 30

401 19 1
                                        

Psikolog menyarankan Jaehyun tinggal di shelter setidaknya satu hari. Tujuannya untuk memulihkan kondisi mentalnya yang mungkin saja mengalami trauma. Staff Prada menyetujui sebagai tindakan tanggung jawab dengan apa yang terjadi pada artisnya. Tentu saja keputusan itu juga ditanyakan pada Jaehyun terlebih dahulu dan ia mengiyakan.

"Tolong upayakan yang terbaik," pinta staff.

Selanjutnya staff akan menghubungi pihak NCT untuk menjelaskan kejadian yang sesungguhnya. Meskipun Jaehyun masih dalam masa skors, kondisinya tetap harus diketahui oleh management. Sebagai seorang Jaehyun, ia pasrah saja. Yang terpenting baginya bisa lepas dari lelaku menjijikkan seperti Mr.Richie.
Masa di shelter menjadi masa baginya yang dilayani bak seorang yang tengah membutuhkan pertolongan dan bantuan. Ah layaknya korban, you know. Memang ini seperti kisah playing victim yang dilakukan oleh Jaehyun. Setidaknya masih bisa dibilang lebih elegan dan memiliki tujuan yang jelas.

 Setidaknya masih bisa dibilang lebih elegan dan memiliki tujuan yang jelas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kami akan datang kembali besok, Tuan," kata staff pada Jaehyun.
..

Tinggal di sebuah kamar bernuansa putih memberikan intimidasi, serba sempurna dan teratur. tapi tidak untuk Jaehyun. Saat sedang mencoba ranjang, seorang perawat datang membawa makanan dan buah peningkat kadar serotonin seperti pisang. Dia tersenyum dan menanyakan kabar Jaehyun.

"Jauh lebih baik semenjak masuk kamar ini," jawab Jaehyun.

Perawat tersenyum. Dia meletakkan nampan makanan di meja dan mempersilakan Jaehyun untuk makan. Sebelum perawat ke luar, Jaehyun menanyakan apakah ada lapangan basket di shelter itu.

"Ada. Tuan ingin bermain basket?,"
..

Sementara itu Mr.Richie telah berada di rumah sakit. Kerusakan jaringan paru-paru dialaminya hingga keadaan kritis di ICU. Entahlah apa yang dialaminya akan mempertemukannya dengan malaikat maut atau akan selamat dengan kemungkinan di bawah 30%.
...

Kembali pada Jaehyun yang ada di shelter. Malam hari Jaehyun tidur dengan iringan musik lullaby seperti anak bayi. Tapi memang membuat tidurnya menjadi lebih nyenyak dan nyaman. Sebenarnya apa yang diperbuatnya tidak semata terjadi begitu saja. Tentu saja sebelumnya ia mengalami hari yang berat, dan tidur dengan situasi seperti ini sangat membantu dirinya yang belum sempat ditenangkan.

Sebelum tidurnya benar-benar pulas, Jaehyun sempat memikirkan kondisi Johnny. Ada rasa bersalah padanya meskipun telah mengakhiri Mr.Richie. Tidak seharusnya Jaehyun merasakan hal seperti itu pada sosok Johnny si bejat sejati. Tapi bagaimana lagi, Jaehyun melihat Johnny sebagai pria sempurna yang membawanya pada mimpi indah dan rela melakukan hal di luar nalar pada Lucas dan Mr.Ricie. Ah, Johnny memang bukan lagi seorang psikopat ulung tapi dia adalah pemimpin planet siluman ular. Binatang yang tervalidasi memiliki tipu muslihat di lidahnya. Uiihh.. bukan main. Ehmm.. hanya mengingatkan saja barangkali terlena dengan kasus Mr.Richie dan Jaehyun.

Richie dan Jaehyun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
B2 (Bitch Born)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang