Chapter 34

300 14 1
                                        

Ketemu lagi deh..
Selamat membaca sayang-sayang yang kesabarannya sebesar dosanya.. wkwk bercanda ✌️😄

Kondisi hormon yang sedang beradaptasi dengan tubuhnya membuat Hokuto menjadi sering lelah. Tapi kata dokter dia memang kelelahan. Sebenarnya tidak ada asap jika tidak ada api. Pasti ada alasan lain yang membuat Hokuto mendadak merasakan hal itu. Mendadak? Tidak sepenuhnya benar. Jelas saja ini berhubungan dengan perbuatan Johnny ulala. Paham kan arah pembahasannya?

Mual demi mual semakin membuat tubuh Hokuto lemas. Kepalanya semakin pening yang tak henti sepanjang hari. Jadwal kegiatannya seperti MV, konser dan pemotretan semua terkendala. Beberapa hari berlangsung membuatnya tersiksa. Anehnya ia tak ingin ditemani siapapun kecuali perawat yang dikirimkan manajernya, itu pun saat ia sama sekali tak bisa merawat dirinya sendiri. Bahkan ia tak mau ditemui oleh Maeda.

"Tolong izinkan aku menemanimu hari ini saja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Tolong izinkan aku menemanimu hari ini saja. Aku merasa tak berguna karena tak biaa melakukan apapun untukmu,"

"Aku bilang tidak perlu. Kamu datang pun tak akan mengubah keadaan,"

Benar. Memang semakin menjadi tak berguna saja kehadirannya untuk Hokuto. Apa yang bisa diperbuatnya selain melawan kemauan pacarnya itu yang tak masuk akal. Ini jelas berbeda dari keadaan biasanya.

Sesampainya di apartemen, perawat membuka pintu dan menahan Maeda untuk tidak masuk ke dalam. Namun ia tetap memaksa masuk sehingga perawat memintanya tetap menunggu di luar pintu. Perawat akan memberitahukan pada Hokuto karena sebelumnya telah diperingatkan untuk tidak menerima tamu siapapun.

"Sudah kubilang jangan menerima siapapun!," teriak Hokuto.

Perawat terpaksa mengusir Maeda daripada dia kehilangan cuannya karena membuat tuannya marah. Bagi Maeda tetap itu terasa aneh untuknya. Tapi apa daya, dia memang tak diperkenankan melakukan apapun untuk Hokuto saat ini.
..

Berpindah jauh di Korea yang hingar bingar karena Johnny sedang melakukan konser bersama member NCT lainnya. Suara teriakan penonton seketika lenyap dari pendengarannya. Sebuah rintihan terdengar di telinganya. Bayangan di matanya memandang jauh menembus gunung Fuji. Siapa lagi jika bukan keadaan Hokuto yang semakin tidak berdaya. Berobat pada dokter hingga menyewa perawat di apartemennya tak banyak mengubah keadaan. Kalo di dunia Konoha kw yang identik dengan dunka perdukunan, ini disebut ketempelan jin. Karena ini di Jepun, mungkin ketempelan Sadako atau Kayako kali ya.. haisshh

 haisshh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
B2 (Bitch Born)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang