Bab 25. Jawaban

38 5 0
                                        

   Assalamu'alaikum semua, gimna nih kabarnya? Maaf ya nay baru bisa up sekarang, soalnya beberapa bulan ini nay sibuk bangett...

                           بسم الله الرحمن الرحيم

       اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ (ﷺ)


Di malam yang sunyi dengan di temani bulan yang menyinari bumi, serta bintang bintang yang ikut memancarkan sinar kelap kelipnya, membuat suasana yang menenangkan bagi seorang laki laki.

Laki-laki yang sedang duduk di bangku belakang halaman dengan ditemani oleh beberapa buku dan secangkir kopi.

Sesekali laki-laki itu melihat kearah langit yang indah itu, ia terus membaca bukunya sampai tiba seorang perempuan menghampiri nya.

"Mas" Panggil perempuan itu.

Laki-laki itu pun tersenyum melihat kearah perempuan yang tak lain adalah istri tercinta nya, ia pun mulai menutup buku dan meletakkannya di atas meja.

Sang istri pun mulai melangkah dan ikut duduk di samping suaminya, ia melihat ada beberapa buku di sana dan mata nya tak sengaja melihat buku yang membuat dirinya penasaran dan berniat ingin melihatnya, tetapi gerakan tangannya kalah cepat dengan gerakan sang suami.

"Ish, mas kok bukunya di ambil?" Tanya dengan raut wajah yang sedikit cemberut.

"Kamu mau baca buku ini hmm?" Jawab sang suami dengan suara lembutnya.

"Iya mas, aku mau baca bukunya." Ucap sang istri lagi.

"Yaudah boleh, tapi bacanya di dalam kamar aja ya, di sini dingin mas nggak mau kamu sampai masuk angin apalagi kamu sekarang tidak sendirian, di sini di dalam perut kamu udah ada malaikat kecil kita." Balas sang suami sambil menunjuk ke arah perut sang istri.

Ia pun tersenyum mendengar penuturan lembut dari suaminya, tanpa sadar setetes air mata berhasil lolos dari pelupuk matanya.

"Hey sayang kenapa nangis hmm?" Tanya nya sambil mengusap air mata sang istri.

"Gapapa mas, aku cuma terharu aja liat kamu perhatian gini." Jawabnya dengan muka menunduk karena malu.

"Jangan nunduk sayang, nanti mas nggak bisa liat muka cantiknya."

"Ihh mas, apaan sih gombal." Jawabnya sambil tersenyum.

Tanpa sadar pipinya memerah seperti tomat, dan menyadari akan hal itu ia langsung menutup mukanya dengan telapak tangan agar tidak terlihat oleh sang suami.

"Kenapa muka nya di tutup hmm? Terus itu kenapa kok mukanya merah kaya tomat gitu?" Ledek nya pada sang istri.

Mendengar akan hal itu sang istri langsung berlari pergi meninggalkan sang suami. Ia pun langsung mengejar sang istri hingga tertangkap dalam dekapannya.

"Sayang jangan lari-lari kaya gitu, mas tidak mau kamu sampai kenapa-napa apalagi di dalam perut kamu juga ada nyawa, dan mas tidak akan bisa memaafkan diri mas jika terjadi apa-apa sama kamu dan calon bayi kita." Tutur gus Arsha.

"Apaan si mas lebay deh." Jawabnya dengan sedikit kesal.

"Mas tidak lebay sayang, mas hanya khawatir sama kamu. Udah ayo sekarang kita masuk biar mas gendong sampai ke dalam." Ucap gus Arsha langsung menggendong sang istri ala Bridal style.

"Mas turunin, pasti berat kan?" Jawab Alisha pada sang suami.

"Tidak berat sayang, orang ringan gini kok udah biar mas gendong sampai ke dalam yaa."

TAKDIR MEREKA BERTIGA INDAHCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang