بسم الله الرحمن الرحيم
آللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ (ﷺ)
Assalamu'alaikum semuaa..
~Happy Reading~
Di sebuah gedung yang menjulang tinggi, yang bertulisan SMAN 1 Negeri Garuda. Seorang gadis sedang berjalan menuju kelasnya. Gadis itu tak lain adalah Analia.
Padahal bunda tidak mengizinkan nya bersekolah hari ini di karnakan, bunda khawatir jika terjadi apa apa, pasalnya baru kemarin ia keluar dari rumah sakit.
Tapi Ana memaksa bunda nya untuk memberinya izin bersekolah, karena kemarin waktu di rumah sakit ia sudah izin pada guru, jadi tidak mungkin ia harus berizin yang ke dua kalinya, lagian kondisinya sekarang juga sudah membaik. Dan juga ia sangat merindukan kedua sahabatnya yang tak lain adalah Ayya dan Tata.
Bagaimana tidak merindukan, waktu di rumah sakit dirinya hanya seorang diri tidak ada yang menemaninya selain bunda dan ayahnya. Dan juga dokter atau suster yang sering memeriksanya.
Tepat sampai di kelas Ana langsung mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan untuk mencari keberadaan kedua sahabatnya. Tiba tiba netranya tak sengaja tertuju pada dua orang perempuan yang sedang sibuk membaca buku, Ana langsung menghampiri keduanya.
"Hallo best." Ucapnya dan langsung duduk di salah satu kursi.
Kedua sahabatnya pun langsung menghentikan aktivitas nya dan langsung memeluk satu sama lain.
"Ehh sumpah gue kangen banget sama kalian." Ucap Ana lagi.
"Iya Na kita juga kangen sama kamu." Jawab Tata.
"Iya gue juga, sehari tanpa kamu tuh rasanya dunia jadi sepi Na." Tambah ayya.
"Ekhmm... udah deh nggak usah lebay, pada peluk pelukan gitu, baru juga sehari Ana nggak masuk, Udah kaya orang nggak pernah ketemu selama setahun aja." Ucap Adel yang menatap sinis mereka bertiga.
" Ehh Del lo apa apaan sih, terserah kita dong kenapa lo yang sewot." Jawab Ayya.
"Iya namanya juga lagi kangen sama sahabat sendiri, wajar dong kalo kita pelukan gini." Tambah Tata.
"Ehhh gue bukan mau ikut campur atau apa ya, cuma kalo mau peluk pelukan gitu jangan di sekolah mending di luar aja." Ucap Adel pada mereka.
"Emang apa urusannya sama lo..? Owh apa lo iri ya liat persahabatan kita? Hah..!" Jawab Ana.
"Teruntuk lo bertiga nggak usah sok kecantikan deh, nggak usah sok Sultan juga di sini." Ucap Adel lagi sambil menunjuk mereka bertiga.
Ayya yang mendengar perkataan Adel ingin sekali meninju mukanya bahkan sekarang mukanya sudah merah padam seperti emosinya sudah tidak bisa ia tahan.
"Maksud lo apa hah? Ngatain kita sok cantik..! Emang lo nggak sadar kalo kita bertiga emang cantik?, lagian kita nggak pernah tuh ngerasa kalo kita paling sultan di sini." Ucap Ayya sambil mendorong Adel kebelakang.
Adel yang terdorong itu pun sudah tidak bisa menyeimbangkan lagi, alhasil ia terduduk ke belakang, tiba tiba saat ingin berdiri, ia melihat ada guru yang sedang masuk, ia mempunyai rencana untuk mengerjai Ayya.
"Awww aduhh..!" Ucap Adel yang langsung membuat guru melihat ke arahnya.
"Adel apa yang terjadi? Kenapa kamu malah duduk di bawah." Ucap guru perempuan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
TAKDIR MEREKA BERTIGA INDAH
Romance#..Cerita ini murni dari pemikiran saya sendiri yaa..# ❗⚠️Di larang plagiat yaa⚠️❗ Cerita ini mengisahkan tentang tiga orang perempuan yang memiliki sifat bar bar, pecicilan, absurd, keras kepala, Lemah lembut, dan penyayang. Mereka bertiga di ken...
