Bab 34. Menghalalkan mu

50 6 2
                                        

Maaf ya guys baru bisa up sekarang
Beberapa hari ini author sibuk banget hehe



بسم الله الرحمن الرحيم

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ (ﷺ)

Sesuai dengan janji gus Fathan hari ini ia akan meminta Mela untuk menjelaskan semua kesalahpahaman kepada sang istri tercinta. Ia sedang bersiap siap di dalam kamar.

Setelah selesai ia langsung turun ke bawah untuk menemui umi nya, yang sedang berada di dapur, setibanya di dapur ia tak mendapati uminya.

"Umii."

"Umii dimana." Gus Fathan terus memanggil sang umi tapi tak ada yang menyahut.

"Kenapa bang." Jawab umi tiba tiba membuat gus Fathan terkejut.

"Astaghfirullah umi ngagetin aja." Gus Fathan sembari mangusap dadanya.

"Lagian kenapa sih bang teriak teriak gitu, udah kaya orang kesurupan aja."

"Astaghfirullah umi, abang gak kesurupan ya, ini abang cuma mau manggil umi aja, emang gak boleh." Jawab Gus Fathan kikuk.

"Itu apa umi?"

"Ooh, ini masakan istrimu tadi dia nganterin makanan ini katanya sih buat umi sama abi." umi Mira meletakan rantang berisikan makanan ke atas meja.

"Loh, kok cuma buat umi sama abi? Terus buat Fathan gak ada gitu?" Tanyanya. "Terus juga Ana nya mana, kenapa gak ikut ke sini?" Tanya Gus Fathan lagi.

"Tadi udah umi tawarin buat ikut makan tapi katanya ada urusan sama Tata dan Ayya, nanti juga katanya makan bareng sama mereka aja." Jawab umi Mira sembari meletakan makanan yang dalam rantang itu ke piring.

'Segitu gak mau nya kamu ketemu sama saya na,' batin Gus Fathan.

Setelah selesai sarapan pagi kini gus Fathan sedang bersiap siap untuk ke kantor asrama, ia akan mengajar di asrama sang istri tercinta, gus Fathan sangat bersemangat untuk mengajar kali ini.

Tiba di kelas semua santri duduk di kursi masing masing, gus Fathan mengedarkan pandangannya untuk mencari keberadaan sang istri tetapi tidak di temukannya.

'Kenapa Ana tidak masuk, apa semarah itu istri dia sama saya sampai tidak mau masuk kelas karena tau jika saya yang mengajar hari ini.' batin gus Fathan.

Tak mau terlalu melamun gus Fathan pun mulai mengabsen semua santri, dan semua nya mengangkat tangan tanda hadir, tapi saat tiba nama Ana yang di sebutkan tak ada yang menyahut.

"Anaya Calista Humaira tidak masuk?" Tanya gus Fathan.

"Ana lagi sakit gus, ia ada di uks." Jawab salah satu santri bernama tasya.

Deg

Gus Fathan terkejut bukan main saat mengetahui jika istrinya sakit wajahnya seketika berubah menjadi khawatir dengan keadaan sang istri.

"Emm baik sekarang kalian kerjakan soal di halaman 26 sampai 30 setelah itu kumpulkan di meja saya yang ada di kantor, saya ada urusan yang harus saya selesaikan. Kerjakan tugasnya dengan baik dan benar ingat jangan ada yang mencontek atau memberikan contekan karena Allah Maha melihat."

Setelah memberikan tugas kepada para santri gus Fathan langsung keluar dari kelas dan segera menuju ke UKS tempat istrinya berada.

Setibanya di UKS gus Fathan langsung masuk dan melihat sang istri yang sedang tidur di atas brankar. Ia masuk dengan langkah pelan supaya tidak menimbulkan suara dan tidak membuat istrinya terbangun.

TAKDIR MEREKA BERTIGA INDAHCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang