Bab 29. Baju Pengantin

27 6 1
                                        

           بسم الله الرحمن الرحيم

         اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ (ﷺ)

    ❝ *Ujian* itu bukan tanda Allah benci, tapi tanda Allah mau kamu *lebih kuat dari hari ini*. ❞

   ╰┈➤  ⓘ *Ustandz Hanan❤️‍🩹*



Hari ini ayah dan bunda Ana sedang berada di ndalem bersama umi Mira dan juga abi Hamzah, mereka sedang berkumpul di ruang tengah karena akan pergi ke butik untuk mencari baju pengantin untuk Ana dan juga gus Fathan.

Memang acara pernikahannya tinggal tiga hari lagi jadi mereka memutuskan untuk mencari baju pengantinnya hari ini, beberapa petugas dekor sudah mulai bekerja untuk mendekor ruangan.

Acaranya memang sengaja di lakukan di pesantren karena ini memang kemauan dari gus Fathan dan juga Ana, acaranya tidak terlalu mewah dan juga tidak terlalu banyak mengundang tamu tamu, bisa di bilang ini sangat sederhana.

Saat ini bunda dan juga umi sedang bersiap untuk segera pergi ke butik, mereka sedang menunggu Ana yang sedang bersiap siap dan setelah itu langsung pergi, sedangkan para laki laki sedang duduk dan mengobrol.

Sesampainya di butik Ana, bunda dan umi Mira langsung masuk ke dalam untuk melihat lihat baju yang cocok untuk di pakai oleh Ana.

Sedangkan gus Fathan di temani oleh ayah dan juga abinya, sebenarnya tadi gus Zayyan ingin ikut tetapi ia baru mendapat kabar kalau ada kelas tambahan dari dosennya. Jadi terpaksa ia mengurungkan niat nya untuk ikut bersama ke butik.

Di dalam bunda dan juga umi Mira sudah di sambut oleh pelayan toko, butik ini adalah milik umi Mira jadi semua orang sudah tau bahwa hari ini akan kedatangan tamu spesial, mereka semua harus bersikap sopan dan santun.

"Assalamu'alaikum bu nyai, ada yang bisa kami bantu?" Sapa salah satu pegawai.

"Waalaikumsalam  warahmatullahi wabarakatuh." Jawab umi Mira bunda dan juga Ana.

"Saya ingin melihat lihat gaun pengantin untuk calon menantu saya." Ucap umi Mira yang menatap Ana sembari tersenyum.

"MasyaAllah, baik bu nyai silahkan ikut saya untuk melihat lihat terlebih dahulu."

Setelah itu pun mereka mengikuti pelayan itu untuk melihat lihat gaun yang cocok dan bagus untuk Ana.

Ana terus melihat lihat gaun gaun itu sungguh cantik sekali, semua gaun gaun yang tersusun itu desain yang simpel dan juga elegan.

Matanya tertuju ke salah satu gaun yang menurutnya sangat bagus ia pun memanggil bunda dan juga umi Mira untuk melihatkan gaun yang menurutnya bagus itu.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
TAKDIR MEREKA BERTIGA INDAHCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang