Bab 23. Di Jodohkan

73 9 7
                                        

              بسم الله الرحمن الرحيم

        اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ (ﷺ)


❝ *Tinggalkan, ikhlaskan segala sesuatu yang membuatmu sakit* _dan fokus memperbaiki diri sampai menemukan versi terbaik pada diri kita._❞

_Anaya Calista Humaira_



❀Happy Reading❀

Matahari yang tadi menyinari bumi kini sudah berubah menjadi malam, sekarang giliran bulan yang menyinari malam ini dan di bantu oleh kelap kelip bintang yang ikut menyinarinya.

Malam hari ini terlihat begitu indah, membuat siapa saja yang menatap bulan dan bintang akan merasakan ketenangan.

Seorang perempuan terbangun dari tidur nyenyaknya, ia perlahan melihat jam yang ada di atas nakas, jam menunjukan pukul 03:00, ia pun mulai bangun dan membersihkan diri untuk pergi ke mesjid untuk melaksanakan sholat tahajjud dan berdoa.

Ia teringat dengan ucapan Cilla waktu itu, jika kita menginginkan sesuatu maka berdoalah pada saat kita melaksanakan sholat tahajjud, InsyaAllah doa kita akan lebih cepat di ijabah oleh Allah.

Di dalam sebuah mesjid terdapat seorang perempuan yang sedang sedang melaksanakan sholat malam atau yang biasa sering kita sebut sebagai sholat tahajjud .

Setelah selesai melaksanakan sholat ia pun mulai berdoa kepada sang Rabb-nya untuk meminta petunjuk.

"Ya, Allah ya Tuhanku saat ini saya sedang mencintai salah satu ciptaanmu yang sangat begitu indah dan sempurna di mataku, dan untuk mendapatkan nya sangat sulit, karena perumpamaan kami seperti Fir'aun  dan Aisyah, tapi di sini saya yang jadi Fir'aun nya. Tapi walaupun begitu hamba mohon tolong jodohkanlah kami ya Allah, jika kami tidak berjodoh maka tolong usahakanlah ya allah, kali ini saya sedikit memaksa, tapi cuma sedikit. Sungguh melihat nya saja sudah membuat saya senang apalagi jika saya bisa menjadi pendamping hidupnya,  ah rasanya tidak bisa ber word- word lagi, itu aja doa saya, tolong jadikan dia jodohku. Aminn."

Ana langsung mengusapkan kedua tangannya ke wajah dengan lembut, dan tak terasa para santri mulai berdatangan untuk melaksanakan sholat tahajjud.

"Lah lho udah di sini aja na." Tanya Ayya.

"Tumben lho paling awal buat pergi ke mesjid, biasanya kan lho paling males kalau di suruh sholat tahajjud di mesjid.! " Tambah Tata.

"Emangnya kenapa kalau gue paling awal datangnya?" Jawab Ana dengan ketus.

"Hus, huss udah jangan pada ribut bentar lagi mau sholat tuh, kalian mau di hukum sama gus Fathan." Ucap Fira melerai perdebatan mereka.

Setelah itu tidak ada lagi perdebatan di antara mereka, mereka semua pun mulai melaksanakan sholat tahajjud yang di imami oleh gus Fathan.

◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇

Pagi hari tiba bulan dan bintang sudah berganti menjadi matahari yang akan menyinari bumi, di sebuah asrama terdapat beberapa santri yang sedang sibuk dengan kegiatan masing masing.

"Guys hari ini kan hari minggu ya, jadi hari ini nggak ada pembelajaran  kan, gimana kalau kita izin buat keluar pesantren.?" Kata Tata.

"Hmm boleh tuh, gue juga bosen nih di asrama mulu, sekali kali kita jalan jalan gitu..!" Jawab Ana.

"Boleh deh, tapi siapa yang minta izin sama ustadzah?" Tambah Fira.

"Gue aja nanti sama Ayya."

"Ay lho nanti temenin gue buat minta izin sama ustadzah ya." Ucap Ana pada Ayya.

TAKDIR MEREKA BERTIGA INDAHCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang