بسم الله الرحمن الرحيم
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ (ﷺ)
_mimpi tidak akan menjadi nyata jika kamu tidak berani mengambil langkah pertama._
_Zayyan baihaqhi al-habibie_
Happy reading...
Setelah mendengar penjelasan dari Ana tadi semua teman temannya merasa bahagia tetapi ada juga kesedihan yang mereka rasakan, mereka senang karena sebentar lagi Ana akan menikah tetapi mereka juga sedih karena harus berpisah dengan Ana.
"Aku seneng dehh denger nyaa tapii ada sedih nya jugaa." Ucap Ayya yang mendapat anggukan dari semua nya kecuali Ana.
"Kenapa?" Tanya nya.
"Iyaa kita senang karena bentar lagi lho mau nikah, tapi kita juga sedih karena harus pisah sama lho, pasti kan lho udah jarang bisa ngumpul sama kita." Jelas Tata padanya.
"Yee,,, gak usah sedih kan nanti kita msih bisa kumpul kumpul nanti juga aku bakal sering sering main ke sini sama kalian semua." Balas Ana dengan tersenyum.
"Lho janji yaa kalau udah nikah jangan pernah lupain kita."
"Iyaa aku janji gak bakal lupa sama kalian semuaa, di sini kan kita masuk pesantren juga gara gara aku yang dulu gak nurut sama ayah bunda." Jelas Ana lagi.
"Engga na itu bukan salah kamu sendiri tapi salah kita berdua juga." Jawab Tata dan di angguki oleh Ayya.
"Ehhh udah udahh jangan pada sedih harus nya kita kan seneng bentar lagi Ana mau nikah, kan selama ini Ana emang suka juga kan sama gus Fathan? Iya kan na?" Ucap Rahma menghangatkan suasanya.
"Emm iyaa juga sih, aku seneng banget akhirnya cinta aku sama gus Fathan gak bertepuk sebelah tangan." Timpal Ana tersenyum.
"Yee.. kemaren juga sedih nangis nangis, pas denger gus Fathan di jodohin sama ning Adiba." Sindir Ayya dan langsung mendapat tatapan tajam dari Ana.
"Lho nyindir gue?"
"Gak tuh tapi kalau lho ngerasa tersindir berarti iya."
"Ehhh sudahh sudahh kalian ini emang gak bisa akur kaya tom and jerry tau gak." Lerai Tata dan membuat Fira juga Rahma tertawa.
"Sini.." Ucap Ana menyuruh mereka duduk di samping nya dan berpelukan. Mereka semua berpelukan seperti teletubbies.
◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇
Setelah selesai sholat magrib Ana mau berpamitan dengan sahabat sahabat nya karena ingin pergi ke ndalem untuk makan malam bersama.
"Ehh guys aku mau ke ndalem dulu yaa kalian duluan ke asrama aja." Ucap Ana pada semua nya.
"Iyaa na kalau gitu kita duluan ya." Jawab Rahma.
"Ehh iyaa yang tadi jangan sampai lupa yaa." Jelas Ana.
Mereka semua pun merasa bingung, "Apaa?" Tanya Ayya.
"Ck! Itu yang aku sama gus Fathan mau nikah jangan sampai ada yang tau cukup kalian aja santri santri di sini jangan smpai ada yang tau." Jelas Ana dengan sedikit berbisik karena takut ada yang mendengar ucapannya.
Mereka semua mengangguk "Aman na lho tenang aja." Jawab Tata.
"Yaudah kalau gitu aku duluan ya takut di tungguin sama umi abi. Assalamualaikum."
KAMU SEDANG MEMBACA
TAKDIR MEREKA BERTIGA INDAH
Romantizm#..Cerita ini murni dari pemikiran saya sendiri yaa..# ❗⚠️Di larang plagiat yaa⚠️❗ Cerita ini mengisahkan tentang tiga orang perempuan yang memiliki sifat bar bar, pecicilan, absurd, keras kepala, Lemah lembut, dan penyayang. Mereka bertiga di ken...
