بسم الله الرحمن الرحيم
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ (ﷺ)
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Hallo semuaa gimana nih kabarnya?
Sebelum baca jangan lupa tinggalkan jejak nya yaaa...
~Happy Reading~
Pagi ini semua santi sedang sibuk dengan tugas mereka masing masing ada yang sedang mengantri untuk mandi, ada yang sedang sibuk mencari kitab, dan bahkan ada yang belum bersiap siap padahal pagi ini ada jadwal kyai Hamzah yang akan mengajar.
Semua orang sudah siap dengan gamis panjang yang mereka pakai serta kerudung yang senada membuat kecantikan mereka bertambah berkali kali lipat.
Tetapi ada satu orang yang sama sekali belum bersiap siap bahkan rambutnya masih berantakan seperti singa yang sedang bangun tidur, ya siapa lagi kalo bukan si Ayya. Gadis yang baru saja bangun dari tidurnya, padahal teman temannya sudah memperingatkannya jika selepas sholat subuh jangan tidur lagi tetapi Ayya tak menghiraukan nya dan alhasil ia bangun kesiangan.
"Ay cepet dong bentar lagi telat nih." Ucap Ana dengan sinis.
"Ish sabar napa sih, kalian juga kenapa nggak bangunin gue." Jawab Ayya sambil beranjak untuk ke kamar mandi.
"Yee kami udah bangunin kamu dari tadi yaa tapi kamunya aja yang nggak bangun bangun. Dasar kebo." Timpal Tata tak kalah sinis menatap kepergian Ayya.
Sedangkan yang di bicarakan sudah menghilang di balik pintu kamar mandi, 20 menit telah berlalu akhirnya Ayya kembali dengan gamis panjang dan kerudung bergo yang menutup kepalanya.
"Lama banget sih lho, liat tuh si Fira udah kaya cacing kepanasan nungguin lho mandi lama banget." Ucap Ana dengan sinis sedangkan orang yang namanya di sebut menoleh dan menatap tajam ke arahnya.
"Ya sabar dong, namanya juga mandi ya pasti lama lah lho kira mandi nya ngga ngantri apa?!" Jawab Ayya tak kalah sinis.
"Ck udah lah kalian ini berantem mulu, cepatan ay lho siap siap bentar lagi pelajaran pertama di mulai dan lho tau kan hari ini jadwalnya kyai Hamzah yang ngajar." Ucap Tata melerai perdebatan keduanya.
"Iya iya bentar gue ganti kerudung sama ambil kitab dulu." Jawab Ayya langsung pergi begitu saja.
◆◇◆◇◆◇◆◇
Kini mereka semua sudah berada di Koridor ingin menuju ke kelas banyak pasang mata yang menatap kagum ke arah mereka, karena memang mereka sangat sangat cantik, tak jarang ada yang memuji secara terang terangan dan bahkan ada juga yang menatap tak suka ke arah mereka.
Tetapi itu tidak jadi masalah bagi mereka walaupun ada yang tidak suka dengan mereka ya itu urusan mereka, selagi mereka nggak macem macem ya udah biarin aja.
"Ehh katanya gus Ray sama gus Zay bakal pulang dari mesir." Ucap salah satu santriwati.
"Hahh lho serius gus Zay sama gus Ray bakal balik?" Tanya santriwati lain.
"Iyalah aku serius aku denger tadi dari gus Fathan yang lagi ngomong sama ustadz Alwi." Jawab nya.
Mereka tak sengaja mendengar percakapan itu pun berhenti dan menghampiri mereka semua.
"Assalamu'alaikum afwan saya tadi nggak sengaja denger kalian bilang kalo gus Ray sama gus Zay bakal pulang? Emang bener yaa?" Tanya Fira pada mereka.
"Ehh waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh iya mbak gus zay sama gus Ray bakal balik dari mesir." Jawabnya sopan.
KAMU SEDANG MEMBACA
TAKDIR MEREKA BERTIGA INDAH
Romance#..Cerita ini murni dari pemikiran saya sendiri yaa..# ❗⚠️Di larang plagiat yaa⚠️❗ Cerita ini mengisahkan tentang tiga orang perempuan yang memiliki sifat bar bar, pecicilan, absurd, keras kepala, Lemah lembut, dan penyayang. Mereka bertiga di ken...
