Bab 31. Sepertiga Malam

31 3 0
                                        

                          بسم الله الرحمن الرحيم

        اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ (ﷺ)

_one day kamu akan tersenyum dan berkata "Ya Allah, ini lebih dari apa yang saya do'akan, Alhamdulillah"._



Semua tamu sudah banyak yang pulang, kini tersisa keluarga Ana dan keluarga gus Fathan saja serta sahabat sahabat Ana. Karena memang acara nya sudah selesai.

Mereka semua berkumpul di ruang tamu tetapi tidak dengan Ana dan sahabat sahabatnya, mereka tengah berkumpul di dalam kamar Ana.

Di dalam kamar itu mereka sibuk dengan handphone masing masing, Ana yang mulai mengantuk pun menaruh handphone nya di atas nakas.

"Guys gue ngantuk nih mau tidur dulu, kalian kalau ngantuk tidur aja nanti pas udah waktunya sholat baru bangun." Ucap Ana sembari menutup matanya.

"Iya na gue juga udah mulai ngantuk nih." Jawab Tata sembari menguap dan tentu saja ia menutup mulutnya.

"Ayya nanti bangunin kita ya kalau udah waktu sholat." Ucap Ana lagi.

"Iya kalau gue gak ikutan tidur  nanti." Jawab nya sembari menonton vidio yang ada di handphone nya.

Setelah itu pun Ana dan Tata mulai tertidur dan kini hanya Ayya sendiri yang tidak tidur karena memang ia tidak mengantuk.

Beberapa menit kemudian matanya mulai terasa berat, rasa kantuk nya menyerang tiba tiba, membuat handphone yang ia genggam pun jadi jatuh dan tepat mengenai mukanya.

"Awwsss, sialan nih HP gue banting juga lo, ehh tapi jangan deh nanti gue gak punya HP lagi kalau gue banting." Gerutu  nya seorang diri, karena tidak ada yang mendengar.

Tak berselang lama Ayya juga ikut tertidur kini mereka bertiga tertidur dengan Ana yang menindih kaki Tata dan Tata yang memeluknya sedangkan Ayya tidur dengan memeluk guling.

Di ruang tamu semua orang tengah asik berbincang bincang sembari menikmati beberapa cemilan dan minuman yang tersedia.

Banyak hal yang mereka bicarakan sesekali mereka tertawa dan sampai akhirnya suara adzan ashar pun terdengar.

'Allahuakbar AllahuAkbar.'

'AllahuAkbar AllahuAkbar.'

"Alhamdulillah udah adzan ayo kita sholat berjamaah." Kyai Hamzah mengajak sholat berjamaah.

"Ayo kita sholat dulu." Timpal ayah Habil.

"Ehh,, tapi tunggu deh kaya ada yang kurang." Ucap bunda Fatma dan membuat mereka semua menatap penuh tanya.

"Apa yang kurang sayang." Jawab ayah Habil seraya menggoda sang istri dengan memanggil sayang.

Sedangkan yang lain mendengar itupun memutar bola mata malas karena memang jika ayah Habil sudah bucin tidak tau tempat.

"Ana sama teman temannya mana?" Tanya bunda Fatma bingung pasalnya sendari tadi ia tak melihat Ana dan teman temannya.

"Ohh.. iya yah ayah juga gak liat dari tadi." Jawab ayah Habil yang sama sekali tidak melihat keberadaan putrinya itu.

"Fathan coba kamu cek istrimu di kamar, kalau ada panggil biar kita bisa sholat sama sama." Perintah Umi Mira, dan gus Fathan pun langsung menuju ke atas untuk memanggil sang istri.

Setibanya gus Fathan di kamar ia langsung mengetuk pintu tetapi tidak ada sahutan dari dalam, ia pun mulai masuk dan betapa terkejutnya ia saat melihat Ana dan teman temannya tertidur sembari berpelukan.

TAKDIR MEREKA BERTIGA INDAHCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang