ARGALA NAVENDRA
“Aku ingin terbang, tapi sayapku telah" kaku karna terlalu lama terbekuk sangakar.
~ Argala ~
Derum motor terdengar memekakkan telinga. Gudang sederhana di pinggir kota adalah tujuannya, sebelumnya ia hanya mengertak saja Ia pikir masalah kemarin tidak akan seserius ini, tapi dugaanya salah belum ada satu hari setelah kejadian itu ia mendapat kabar Argala KEJANG. Rasanya ia ingin mematahkan leher Kevin, tapi ia tahan sebisa mungkin karna ia harus segera pulang untuk mengecek keadaan adiknya itu, semua orang hanya tau ia dan Argala tidak sedekat itu tapi tanpa sepengetahuan orang lain Ia bagaikan bayangan Argala. Dia akan membalas untuk kembarannya tanpa diketahui orang lain.
BRAKK
Helm mahal itu ia lempar tepat dengan jendela kaca mereka, tak lama dari itu penghuniya keluar dan mendapati Argale kembali.
“wahhh…”
“baru mau gue samperin, udah balik aja lo!”
“awalnya gue juga ogah kesini lagi, tapi sepertinya hadiah gua kemarin sore masih kurang! Terutama buat lo!” matanya menghunus tajam pada kevin.
“wehh sloww dong bro…”
“Dari dulu udah gue peringatin, masalah lo sama gue kagak ada sangkut pautnya sama Argala Bangsat!”
“Buka mata lo!…ADEK LO YANG BUAT SUCI GILA! ADEK LO TERLALU OBSESI SAMA ZARAA!”
“SUCI UDAH MATII!!”
“DAN ITU KARNA KEMBARAN LO!!!” Mara kevin memerah, tangannya mengepal.
BRAKK
Satu tendangan lolos mengenai perut Kevin, Kevin yang tak siap pun mundur beberapa langah. Ia sedikit mendekat dan terkekeh sinis mendapati Argale selalu menutup mata akan kesalahan adek tercintanya.
BUGG
pukulan melayang tepat di pelipis Argale, membuat pelipis itu mengeluarkan darah segar
BUGG
BUGG
BRAAK
SRAKK
Pukulan bertub-tubi Argale layangkan, ia menarik rambut Kevin hingga membuat kepalanya menengadah keatas sembari berbisik lirih tepat di telinga kevin
“Jangan macing emosi gua! Kalo lo ga mau keluarga tersayang lo kena imbasnya!”
BRAKK
Tubuh kevin terhempas ke tanah, menjadi bahan tontonan anggotanya sendiri.
🍭🍭🍭
Perdebatan sengit memenuhi ruang makan pagi ini, Argala yang tidak terima kala mengetahui rencana keluarganya untuk mencabut Argala dari sekolahan ditambah lagi harus melakukan homeschooling. Ia pikir izin satu minggu ini cukup untuk mengurangi kecemasan mereka.
“Nggakk!!”
“Pokoknya sekolah normal!
“Tidak!’
“IYA!”
“Tetap tidak”
“Daddd!!”
“Selesai daddy berangkat! Dan kalian sudah cukup izin selama ini, kembali ke kehidupan normal! KECUALI KAMU BABY! INGGAT!!!”
Yupp tiga pilar juga enggan pergi dari mansion selama seminggu ini, dan Tomi menjadi budak korporat Bagas.
“Kami berangkat dulu baby!”
“Jangan nakal, oke!”
“Kalau ada apa-apa telepon aja!”
Kepergian mereka meniggalkan sunyi, menambah keresahan di hati, ia merindukan dunianya, dimana dulu ia bebas melakukan segala keinginannya, tanpa harus ada pembatas.
29-05-2025
KAMU SEDANG MEMBACA
ARGALA NAVENDRA
Fantasy"Gua masih hidup? " "Kok ga sakit badan gue? " "Gue dimane dah?" "Siapa yang bawa gua kesini? " alisnya menyatu saat menyadari suatu hal. "Siapa yang bayar cok!!" Tanyanya pada diri sendiri saat otaknya mulai bekerja kembali tanpa menyadari hal ter...
