"Jangan menilaiku dengan standar yang kau buat, aku lebih suka menjadi diriku sendiri. Karena aku bukan orang lain."
Seorang remaja yang selalu disebut sebagai sebuah produk gagal yang terlahir di dunia, disepelekan, dan direndahkan.
Demi memenuhi p...
Akankah perjuangan mereka mampu merobohkan sarang Sang Naga?
•••••
"Apa yang kau sembunyikan sebenarnya, [Name] ..."
──────── • ──────── . . . . .
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Jadi ini tempatnya ..."
Angin berembus membawa aroma besi, sunyi dan berantakan adalah pemandangan yang [Name] lihat di Galangan Kapal Senkan.
Setelah perjalanan yang cukup melelahkan, kini gerombolan Fuurin kelas 1-1 telah tiba di depan sebuah gedung terbengkalai dengan pintu besar yang dihiasi berbagai coretan grafiti tak beraturan. Namun, yang paling mencolok adalah gambar tulang naga biru yang sejak awal sudah menyambut kedatangan mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[Name] berdiri di belakang Nirei, pemuda bersurai kuning itu sedari tadi terlihat sibuk dengan ponselnya. Suara notifikasi dari ponsel Nirei membuat gadis tersebut penasaran.
Satu detik kemudian netra blueberry itu melebar, sang gadis terpegun kala melihat apa yang ada di dalam percakapan antara Nirei dengan seseorang. [Name] membuka mulutnya, tapi sesaat sebelum ia mengeluarkan suara, teriakkan Sakura kepada Nirei justru menyelanya.