93.

115 3 0
                                        

Hallo readers,, author update lagi dan kali ini episode nya tambah seru karena tujuh Bab lagi menuju Ending..
Happy reading..
Jangan lupa vote and comment nya ya..



Dua puluh menit kemudian mobil yg membawa Devian tiba di rumah sakit Medika Sejahtera, dengan cekatan para perawat mendorong brankar Devian menuju ruang ICU, para perawat dan dokter bergegas melakukan pertolongan pertama dan meminta pihak keluarga pasien supaya menunggu di luar, sedangkan Oma Renata di bawa ke UGD untuk di periksa.

Arunika menangis sesenggukan di pelukan saudara kembarnya, dia khawatir kalo terjadi sesuatu pada Devian apalagi saat melihat banyaknya darah yg keluar dari pelipis serta punggung kekasihnya yg terkena pecahan lampu gantung itu, begitupun para sahabatnya yg juga ikut cemas dengan kondisi Devian yg sampai saat ini dokter serta para perawat belum ada yg keluar dari ruangan ICU padahal sudah lebih setengah jam berada di dalam.

Erick dan Riko tadi sempat berpapasan dengan Raka dan anak buahnya, mereka berdua menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada Raka dan kawan - kawannya, mereka percaya Raka bisa menangani masalah ini dan menangkap pelakunya.

"Arun kamu yg sabar ya.. Kita berdoa untuk kesembuhan Devian". Ucap Mikayla sambil mengelus punggung Arunika. Arunika menoleh kearah sahabatnya lalu berganti memeluk sahabatnya sedari kecil itu.

"Aku takut hiks.. hiks.. Devian gak selamat.. Dia terluka karena aku Kay.. hiks.. hiks.. ". Arunika mengadu pada Mikayla tentang ketakutannya saat ini. Arunika benar - benar takut jika Devian tidak selamat dan pergi meninggalkannya selamanya.

"Jangan berpikiran yg macem - macem, kita harus optimis kalo Devian mampu melewati semua ini dan kembali sembuh seperti sedia kala". Mikayla menghapus air mata Arunika yg sedari tadi tidak berhenti mengalir, sedangkan Clarissa, Kiara, Erick dan Riko pun hanya menatap mereka dengan pandangan sedih, mereka juga merasa iba pada kondisi Arunika yg kacau karena memikirkan Devian, begitupun dengan Raditya yg merasakan sesak melihat keadaan saudara kembarnya, Raditya baru tau betapa kuatnya ikatan cinta antara Arunika dan Devian, Raditya merasa bersalah karena sempat tidak merestui hubungan mereka. Kini lelaki misterius itu sudah sangat percaya dengan pembuktian Devian yg ternyata begitu tulus mencintai saudara kembarnya. Devian rela mengorbankan nyawanya demi melindungi Arunika agar tidak celaka.

Mendengar perkataan Mikayla, Arunika mengangkat wajahnya yg semula menunduk, Ya dia harus optimis seperti yg Mikayla katakan jika Devian pasti sembuh, dia akan memberi support pada lelaki yg di cintainya itu dan akan selalu berada di sampingnya bagaimanapun keadaannya nanti.







                             ***








Sedangkan Tuan David menunggu Oma Renata di depan UGD bersama tante Rini. Tuan David juga khawatir pada kondisi Devian seperti yg lainnya, namun tuan David memilih menunggu Oma Renata siuman terlebih dahulu karena Devian banyak yg menjaga di depan ruangannya terlebih disana ada Erick dan Arunika yg dia sangat percaya akan mengabarinya jika terjadi sesuatu pada Devian, lagian tuan David juga ingin menanyakan kondisi Oma Renata kepada dokter yg memeriksa di dalam, nanti setelah Oma Renata sadar, tuan David akan mengunjungi Devian di ruangannya.

Tidak lama kemudian dokter yg memeriksa Oma Renata keluar, beliau berkata jika Oma Renata syok dengan kejadian yg di lihatnya sehingga membuatnya pingsan dan kemungkinan akan sadar dalam waktu lima belas menit kemudian, Dokter menyarankan untuk saat ini Oma Renata tidak boleh banyak pikiran atau stres karena bisa memperburuk kondisi kesehatannya. Dokter juga meminta tuan David untuk mengurus biaya administrasinya supaya Oma Renata bisa segera di pindahkan ke ruang rawat inap setelah sadar nanti.

"Alhamdulillah akhirnya mamah sadar juga". Tante Rini mengucap syukur melihat Oma Renata membuka matanya perlahan. Tante Rini saat itu duduk di kursi samping brankar Oma Renata, sedangkan tuan David berada di luar.

My CEO is My Ex (Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang