Naura tidak terbiasa menggunakan dreess dan juga higheels, hingga membuat dia jalan terhuyung-huyung karena tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya. Sehingga memaksakan dirinya untuk terus memegang tangan Naufal untuk membantunya berjalan.
Kesempatan emas datang untuk Naura, disaat Naufal sibuk bertemu dan bercengkrama dengan teman-teman lamanya, Naura meloloskan diri darinya. Dia melepaskan higheels dari kaki indahnya, memegang higheelsnya lalu jalan diam-diam menjauhi Naufal dengan kaki tanpa alas alias nyeker.
Rencananya berhasil, Naura menepikan dirinya di tempat makan. Dia mengambil beberapa potong puding dan...belum sempat dia memasukkan ke dalam mulutnya, melihat laki-laki yang tidak asing lagi baginya berdiri dihadapannya.
"Kamu kan...selingkuhan..."
Nyyyyuuuuuttt...
Aoooooo...
Naura tidak bisa melanjutkan ucapannya, dirasakan kepalanya begitu sakit. Bayang-bayang hitam tidak jelas muncul lagi dikepalanya, bayang-bayang seorang laki-laki tanpa diketahui wajahnya kini menari dikepalanya dan itu membuat Naura merasa kesakitan, mencoba untuk memperjelas bayangan yang ada dikepalanya.
Aooooo...
Teriak Naura tidak tahan.
Praanggg...!!!
Sepiring puding yang baru saja diambil, terjatuh begitu saja ke lantai.
"Kamu kenapa ??" tanya laki-laki yang berdiri dihadapannya memegang kedua pundak Naura, menahannya agar tidak terjatuh.
"Naura !!! Kamu kenapa ??!!" Panik Naufal yang baru saja tiba didekat Naura, dia langsung menepis kedua tangan laki-laki yang berada dipundak Naura tanpa melihat wajah laki-laki tersebut.
Naura hanya tersenyum tipis sambil memegang kepalanya yang kesakitan melihat kakaknya yang begitu panik.
Hhhmmmm...itu pasti bayangan kak Naufal, kalau bukan kak Naufal siapa lagi ??
Naufal langsung membawa Naura, mencari kursi yang masih kosong.
"Naufal ??" ucap laki-laki itu sambil mengikuti Naufal dari belakang.
"Naura, kamu tunggu disini ya. Kakak ambil air dulu" Naura mengangguk lemah.
"Agra ??" Kaget Naufal melihat Agra yang sudah berdiri dibelakangnya.
"Dia siapa fal??"
"Gra...nitip bentar yaa...aku mau ambil minum dulu" tanpa babibu lagi, Naufal langsung mencari minuman dan kembali hanya dalam hitungan detik.
Kondisi Naura sudah semakin membaik dan diapun sudah bisa bermanja-manjaan dengan kakaknya.
"Kak...ini lho...laki-laki yang selingkuh sama pacar kakak" ucap Naura, setelah kondisinya sudah mulai membaik.
Apa ?? Maksud Naura...dia pacar dari perempuan yang ada difoto dompet aku ?? Ga mungkin banget kan??
"Naura...jangan ngada-ngada deh...Agra ini sahabat kakak waktu kuliah dulu, mana mungkin dia selingkuh dengan pacar kakak"
Yaaa...mana mungkin banget kan?? Agra selingkuh dengan pacarku ?? Sementara gadis yang aku taksir ada disebelahku.
"Tapi kak..."
"Fal, aku tuh masih ga ngerti deh...maksud kalian apa sih?? Aku selingkuh sama pacar kamu ?? Maksudnya Aileen pacar aku itu??" selidik Agra.
"Bukan gra, Naura cuma salah paham aja. Oi iya...aku belum kenalin kalian yaa..ini adik aku Naura. Naura, ini Agra sahabat kakak waktu kuliah dulu"
KAMU SEDANG MEMBACA
Naura [Complete]
Dla nastolatkówHai !!! Namaku Naura, Naura Reynand. Aku tidak tau itu nama asliku atau bukan. Yang pastinya seseorang memanggilku Naura, saat aku terbaring dirumah sakit satu bulan yang lalu. Dia adalah kakakku, Naufal Reynand.
![Naura [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/52495282-64-k276274.jpg)