Agra POV
Aileen...segitu mudahnya-kah dia memaafkanku ?? Memaafkan aku yang telah mencium perempuan lain didepannya ??
Aku akui, Aileen memang berubah banyak. dia tidak seperti Aileen yang aku kenal dulu. Bahkan, sifat yang Aileen miliki dulu...ada pada Naura, adiknya Naufal.
Sejak aku menemukan Aileen dikeramaian jalan raya yang macet karena sebuah kecelakaan beruntun, dari sana lah dia mulai berubah.
Flashback On
Perempuan ini memelukku memintaku untuk kembali padanya, dia mantan kekasihku 3 tahun yang lalu sebelum aku mengenal Aileen dan menjadikannya sebagai kekasihku hingga saat ini.
Aku mencoba melepaskan pelukannya dari tubuhku, tapi aku tak kuasa. Begitu kencangnya dia memelukku sambil menangis, kubiarkan saja dia memelukku namun aku tidak membalas pelukannya.
Hingga mataku tertuju pada satu titik diluar kaca restaurant ini. Aileen, ternyata dia melihat kami berpelukan dan menatapku tajam dari luar sana. Bukan !! Bukan berpelukan, aku tidak memeluknya, perempuan ini yang memelukku.
Aku panik, sangat panik melihat Aileen membalikkan badan dan pergi begitu saja.
"Lepas !!"
Aku berusaha melepaskan kedua tangan mantan kekasihku ini yang melingkar dipinggangku. Tapi, dia bersikukuh makin memperkencang pelukannya.
"Aku bilang lepas !!!"
Sekuat tenaga aku terus berusaha melepaskan pelukannya, hingga tanpa sadar aku mendorong tubuhnya jatuh kelantai. Aku tidak perduli dengannya, yang aku perdulikan adalah bagaimana aku menjelaskan kepada Aillen ?? Perempuan yang sangat aku cintai, perempuan yang sangat ingin aku nikahi. Mataku terus mengekori Aileen, dia tidak berlari, dia hanya berjalan cepat-cepat.
Aku segera menyusulnya, mengejarnya hingga akhirnya aku meraih lengannya untuk memintanya berhenti, bicara denganku sebentar untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya.
Plaaakkk !!!
Belum sempat aku menjelaskan apa2, dia menamparku. wajar saja kalau dia menamparku, karena dia melihat kekasihnya berpelukan dengan perempuan lain.
"Aileen...ini tidak seperti yang kamu lihat, kamu salah paham...aku..."
"Apa ?? Salah paham ?? Kamu bilang aku salah paham ?? Berkali-kali kamu ngeduain aku, berkali-kali kamu selingkuhin aku dan kali ini kamu bilang aku salah paham ??!!" ucapnya tajam. Tak ada tangisan dimatanya. Benar...berkali-kali aku menduakannya, berkali-kali aku selingkuh, berkali-kali pula dia marah padaku...dan semua itu dia sama sekali tidak menangis. Air mata itu...ingin sekali aku melihat Aileen menangis. Menangis karena aku sering menyakitinya, menangis karena cemburu padaku...tapi semuanya nihil, aku selalu mendapatkan tamparan darinya, dia selalu meluapkan amarahnya dengan tamparan dipipiku. Tapi, berkali-kali pula dia memaafkan aku.
"Aileen...aku tidak memeluknya, dia yang memelukku !! Kamu lihat kan tadi, aku tidak membalas pelukannya" Aileen tidak memjawabnya. Dia terus meronta, berusaha membebaskan diri dari cengkramanku.
Aku terus mengejar Aileen yang telah lepas dari tanganku, larinya begitu cepat hingga menghilang dari pandanganku.
Menyusuri jalan yang telah ramai dengan kerumunan orang-orang disekitarnya. Sepertinya telah terjadi kecelakaan disana, kulihat beberapa orang mengeluarkan korban dari dalam mobilnya. Aku tidak begitu jelas melihatnya, karena orang-orang telah mengelilingi lokasi kejadian.
Kakiku kelu, tak bisa bergerak. Tidak berani mendekati lokasi itu. Aku takut...takut...kalau Aileen menjadi korban kecelakaan itu.
Pandanganku berhenti melihat perempuan berdiri tidak jauh dari lokasi kecelakaan. dia berdiri mematung melihat korban-korban kecelakaan yang dikelilingi orang-orang disekitarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Naura [Complete]
Teen FictionHai !!! Namaku Naura, Naura Reynand. Aku tidak tau itu nama asliku atau bukan. Yang pastinya seseorang memanggilku Naura, saat aku terbaring dirumah sakit satu bulan yang lalu. Dia adalah kakakku, Naufal Reynand.
![Naura [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/52495282-64-k276274.jpg)